ForexSignal88.com l Jakarta, 04/03/2020 – Dolar Amerika Serikat (AS) terpuruk setelah Federal Reserve memangkas suku bunga pada hari Selasa, sebuah langkah darurat yang dirancang untuk melindungi ekonomi terbesar dunia ini dari dampak serangan virus corona COVID-19.

Dalam sebuah pernyataannya, bank sentral AS mengatakan pihaknya memangkas suku bunga setengah persen, membuat menjadi kisaran target 1,00% menjadi 1,25%.

"Fundamental ekonomi AS tetap kuat. Namun, coronavirus menimbulkan risiko yang berevolusi terhadap aktivitas ekonomi. Mengingat risiko-risiko ini dan dalam mendukung pencapaian pekerjaan maksimum dan sasaran stabilitas harga, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan hari ini untuk menurunkan target kisaran untuk tingkat dana federal," The Fed mengatakan sebuah pernyataan resmi.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,555% ke 96,991. Indeks ini tergelincir ke titik terendah baru dalam 6-minggu di 96,926 setelah keputusan suku bunga Fed sebelum mengurangi sebagian kerugiannya.

Sementara AS memiliki ruang untuk memangkas suku bunganya, negara-negara maju lainnya telah memangkas suku bunga ke rekor terendah dan mereka mungkin ragu untuk menurunkannya lebih lanjut. Perbedaan kebijakan tersebut, kemungkinan akan membebani mata uang AS dan meningkatkan mata uang negara lain.

Langkah dadakan Fed tersebut diambil tak lama setelah sejumlah pejabat keuangan Kelompok Tujuh (G7) mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan menggunakan semua alat kebijakan yang tepat untuk mencapai pertumbuhan global yang kuat dan berkelanjutan dan menjaganya dari risiko penurunan yang ditimbulkan oleh coronavirus yang menyebar dengan cepat.