ForexSignal88.com l Jakarta, 03/09/2019 – Indeks dolar AS menguat ke puncak baru lebih dari dua tahun karena para investor tetap memantau sekaligus “menebak” kebijakan ekspansi Bank Sentral Eropa (ECB) dan Federal Reserve dapat mengungkap bulan ini.

Greenback, terhadap sejumlah mata uang utama, berakhir 0,13 persen pada 98,92, setelah menyentuh 99,10 sebelumnya di hari Senin, tertinggi sejak Mei 2017.

Euro jatuh ke level terendah dalam lebih dari dua tahun setelah data menunjukkan aktivitas manufaktur zona euro berkontraksi untuk bulan ketujuh pada Agustus, terbebani oleh potensi yang mendukung ekspektasi pasar atas pelonggaran moneter dari ECB minggu depan.

Dolar AS naik terhadap safe haven yen Jepang karena output pabrik Cina secara tak terduga berekspansi pada Agustus, dibandingkan dengan laporan resmi pada hari Sabtu yang menunjukkan kontraksi. Namun, kenaikan tampaknya terbatas di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan Cina.

“Tempat berlindung” lain, emas, sedikit lebih tinggi setelah AS dan Cina memberlakukan tarif baru untuk barang satu sama lain meskipun dolar AS yang lebih kuat membatasi penguatan safe haven ini.