ForexSignal88.com l Jakarta, 03/10/2019 – Euro menguat terhadap dolar AS pada hari Rabu karena teanan jual terhadap greenback menguat di tengah kekhawatiran pasar tentang pertumbuhan global menyusul data sehari sebelumnya yang menunjukkan penurunan tajam dalam aktivitas manufaktur AS yang berkontraksi pada laju tercepat dalam lebih dari satu dekade pada bulan September.

Data tersebut membuat Amerika Serikat menjadi negara terbaru yang mengalami penurunan manufaktur di tengah perang dagang antara Washington dan Beijing.

Greenback juga mempertahankan nada suram di tengah kekhawatiran terus-menerus tentang resesi AS. Survei ADP AS berada sedikit di bawah ekspektasi pasar pada 135 ribu, memperburuk kelemahan dolar AS.

Sementara itu pound Inggris stabil terhadap mata uang AS kemarin karena oara pembeli melangkah masuk setelah Perdana Menteri Boris Johnson membuat penawaran Brexit terakhir ke Uni Eropa.

Pound sebelumnya melemah 0,5% tetapi berhasil memulihkan diri setelah pidato Johnson pada konferensi tahunan partai Konservatifnya, dan respons Uni Eropa.