ForexSignal88.com l Jakarta, 03/04/2020 – Dolar Amerika Serikat (AS) naik terhadap sejumlah mata uang untuk hari kedua berturut-turut pada hari Kamis karena para investor, yang khawatir tentang prospek resesi global, terus berlindung di greenback.

Dengan meningkatnya dampak serangan virus corona di seluruh dunia, kalangan investor memandang dolar AS sebagai tempat yang aman.

Data klaim pengangguran AS dalam minggu terakhir melonjak ke level rekor, namun reaksi dolar AS tetap positif.

Klaim awal untuk tunjangan pengangguran naik menjadi 6,65 juta pada minggu terakhir dari 3,3 juta yang tidak direvisi pada minggu sebelumnya. Angka tersebut jauh melampaui estimasi median para ekonom yaitu 3,5 juta.

Para investor sekarang menunggu laporan gaji non-pertanian AS (NFP) untuk bulan Maret. Para ekonom memperkirakan bakal ada pekerjaan di AS yang hilang sebanyak 100.000 pada bulan lalu, pembalikan tajam dari penambahan pekerjaan sebanyak 273.000 pada Februari. Jika faktualnya demikian maka itu akan menjadi penurunan pertama sektor pekerjaan AS sejak September 2010.

Pasar semakin waspada sejak peringatan Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa tentang dua minggu ke depan yang menyakitkan dalam memerangi virus corona, bahkan dengan langkah-langkah pembatasan sosial yang ketat.