ForexSignal88.com l Jakarta, 02/09/2019 – Euro jatuh ke level terendah sejak Mei 2017 terhadap dolar AS pada hari Jumat, karena investor melihat potensi pelonggaran agresif oleh Bank Sentral Eropa (ECB) dan mengabaikan keraguan beberapa pembuat kebijakan bank itu tentang perlunya stimulus lebih lanjut.

Data ekonomi zona euro yang buruk pada hari Kamis memperkuat pandangan ECB akan memangkas suku bunga acuan dan mengumumkan putaran baru pelonggaran kuantitatif pada pertemuan September. Inflasi Jerman melambat pada bulan Agustus dan pengangguran naik, lebih banyak bukti bahwa ekonomi terbesar Eropa sedang melambat.

Namun Dolar AS melemah terhadap yen Jepang pada hari Jumat, karena kekhawatiran di seputar perang dagang Sino-AS akan meningkatkan permintaan untuk aset safe haven ini.

Kementerian perdagangan China mengatakan pada hari Kamis Beijing dan Washington sedang mendiskusikan putaran berikutnya dari pembicaraan tatap muka yang dijadwalkan untuk bulan September.

Presiden Donald Trump mengatakan beberapa diskusi sedang berlangsung pada hari Kamis, menjelang tenggat waktu yang membayangi untuk tambahan tarif AS pada 1 September.