ForexSignal88.com l Jakarta, 02/01/2020 – Dolar Amerika Serikat memulai tahun 2020 dengan kondisi di bawah tekanan karena para investor bertaruh kinerja bagus ekonomi AS bisa segera berakhir seiring berkembangnya optimisme pada perdagangan internasional yang menerangi prospek pertumbuhan global.

Tanda-tanda perdamaian dalam sengketa perdagangan Sino-AS merusak dolar AS untuk sebagian besar sesi perdagangan Desember, memaksa indeks dolar AS turun 1,9% pada bulan tersebut.

Pada sesi pertama tahun ini, euro naik tipis ke $1,1225, setelah naik 1,8% pada bulan Desember hingga mencapai level tertinggi sejak awal Agustus. Sekarang tampaknya mata uang ini akan menantang puncak Agustus di $1,1249 per dolar AS.

Dolar AS pun tampaknya dapat tergelincir lebih jauh terhadap yuan Cina setelah merosot 1% di bulan lalu menjadi ¥6,9640. Dolar AS juga di bawah tekanan yen pada awal sesi Kamis, terlihat di ¥108,67 saat berita ini dihimpun, tidak jauh dari posisi terendah Desember dan support utama di sekitar ¥108,40.