ForexSignal88.com l Jakarta, 01/11/2019 – Dolar Amerika Serikat (AS) jatuh ke level terendah 10-hari terhadap sejumlah mata uang utama pada Kamis, sesi terakhir Oktober, karena para investor mengevaluasi apakah Federal Reserve akan terus menurunkan suku bunga, dan setelah data Eropa mengalahkan ekspektasi para ekonom.

The Fed pada hari Rabu waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia menurunkan tingkat suku bunga acuan sebesar seperempat poin persentase ke kisaran target 1,50% menjadi 1,75%.

Bank sentral tersebut juga membuang referensi sebelumnya dalam pernyataan kebijakannya bahwa pihaknya akan “bertindak sesuai/seperlunya” untuk mempertahankan ekspansi ekonomi - frasa yang dianggap sebagai tanda penurunan suku bunga di masa depan.

Pelaku pasar tetap khawatir tentang perlambatan ekonomi AS karena perang perdagangan antara AS dan Cina berlanjut yang bisa memaksa The Fed mengeluarkan kebijakan tertentu untuk meredam dampaknya.

Para spekulan pun dikabarkan telah mengurangi pertaruhan long (beli) dolar AS karena mata uang AS bertahan di dekat level krusial secara historis. Selain itu setiap perbaikan dalam data global dianggap cenderung membebani dolar AS karena para investor bertaruh pada peningkatan pertumbuhan di Eropa dan kawasan lainnya.