ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2017 – Pada perdagangan Kamis ini kondisi dolar AS atau greenback sepertinya masih ingin untuk meraih kembali sisi belinya terhadap mata uang utama dunia lainnya serta emas, apalagi masih kuatnya fundamental ekonomi AS dimana dukungan membaiknya inflasi konsumen AS semalam dan klaim pengangguran mingguan AS nanti malam bisa menjaga asa kenaikan suku bunga The Fed akhir tahun ini dan pertengahan kuartal pertama tahun depan.

Seperti kita ketahui membaiknya data tenaga kerja Inggris dan kurang begitu memuaskannya data inflasi serta data penjualan eceran AS semalam, masih belum membuat greenback memberikan tekanan yang sempurna kepada mata uang utama dunia lainnya kecuali emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup melemah di level 1,1789, GBP/USD ditutup menguat di level 1,3169, AUD/USD ditutup menguat di level 0,7587 dan USD/JPY ditutup melemah di level 112,83. Sekaligus membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $4,30 atau 0,34% di level $1278,60 per troy ounce.

Tren pergerakan dolar AS semalam memang menjadi antiklimaks yang negatif bagi mata uang AS tersebut, dimana investor melihat data inflasi konsumen dan penjualan eceran AS dengan rasa mantap menatap kenaikan suku bunga The Fed dj Desember nanti. Dolar AS sendiri butuh dorongan yang lebih besar agar posisinya aman dari terjangan sisi jualnya hingga akhir tahun ini.

Beberapa pejabat The Fed sendiri telah berhasil mengombang-ambingkan perasaan investor dunia dimana ada pihak yang pro-kenaikan suku bunga dan ada pula pejabat The Fed yang anti suku bunga dinaikkan. Sejauh ini ketua Janet Yellen telah menegaskan bahwa publik harus konsisten memegang teguh terhadap hasil dari Fed meeting atau biasa disebut Fed minutes, karena menurut Yellen bahwa dirinya mempunyai tugas memegang teguh hasil rapat tersebut demi kelancaran kebijakan moneternya.

Pedoman pergerakan dolar AS itu memang selalu polemik bila pejabat The Fed berbicara, namun ketegasan Yellen bisa menjadi acuan penting bagaimana tren mata uang selanjutnya.

Hari ini data penjualan eceran Inggris dan data klaim pengangguran mingguan AS akan menjadi topik utama perdagangan hari ini. Inggris memang sedang dilanda kerusuhan tingkat tinggi dengan munculnya mosi tidak percaya terhadap PM May dalam menangani pemerintahannya termasuk perundingan Brexit yang selalu gagal mencapai kata sepakat.

Ujian penjualan eceran diharapkan juga akan membaik setelah sehari sebelumnya data tenaga kerja Inggris membaik. Bila membaik maka ada kesempatan dolar AS akan alami pelemahannya.

Data klaim pengangguran mingguan selalu menjadi sorotan bagi kami karena akan sangat menentukan tren data tenaga kerja AS alias NFP. Minggu lalu klaim agak naik, dan pekan ini diharapkan masih dibawah angka 240 ribu klaim, bila memang angka yang muncul tersebut masih dibawah 240 ribu, maka greenback akan berbalik menekan emas.

Analisa Teknikal Harian – 16 November 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EUR/USD

Pada hari Rabu EUR/USD sempat melonjak ke 1.1861 sebelum berbalik turun dan berakhir di 1.1790 atau turun hanya 0,07% lebih rendah dari penutupan sesi Selasa.

Laju bullish EUR/USD sejak rebound dari 1.1554 kini memasuki fase konsolidasi. Hingga Kamis pagi, grafik 4-jam masih menunjukkan potensi naik pair ini dengan bertahannya support kuat di 1.1775. Potensi ini akan hilang atau setidaknya jauh berkurang saat mulai terjadi penutupan sekitar 10-20 pips di bawahnya pada kerangka waktu tersebut.

Sementara itu jika skenario sideways hari ini terjadi, EUR/USD dapat bergerak di kisaran 1.1764 hingga 1.1825/40.

1EURUSDDaily

USD/JPY

Pada akhir sesi Rabu USD/JPY ditutup 0,5% lebih rendah dari penutupan sesi Selasa, ditutup negatif di 112.86 yang berarti telah terjadi penetrasi terhadap level 23,6% Fibonacci retracement di 112.97 juga simple moving average 200-periode pada grafik 4-jam di 113.18.

Jadi masih ada potensi turun bagi USD/JPY terlebih jika harga tidak bisa berbalik naik yang stabil di atas SMA 200 tersebut. Namun penurunan tampaknya masih akan sangat terbatas. Level terendah sesi kemarin di 112.46 menjadi support pertama, selanjutnya di 111.88.

2USDJPYDaily

GBP/USD

Kemarin GBP/USD sempat naik ke 1.3214 sebelum terpukul mundur hingga berakhir di 1.3171 atau naik tipis 0,05% dibandingkan penutupan sesi Selasa.

GBP/USD tetap berada di fase konsolidasi jangka pendek seperti terlihat pada grafik harian di mana pair ini bergerak di dalam pola segitiga.

Sementara itu tekanan jual juga masih tetap mengintai karena hingga Kamis pagi, pada grafik 4-jam terlihat GBP/USD kesulitan untuk menembus resistance kuat berupa simple moving average 200-periode di 1.3185. Resistance lainnya di 1.3214.

Selama resistance itu bertahan GBP/USD masih berisiko turun ke 1.3154 dan 1.3118.

3GBPUSDDaily

AUD/USD

Pada akhir sesi Rabu AUD/USD ditutup turun 0,56% di 0.7586. Pada Kamis pagi pair ini sempat turun ke 0.7568 sebelum rebound pasca data ketenagakerjaan dirilis. Saat ini AUD/USD bergerak di 07594 dengan level tertinggi intraday sementara di 0.7608.

AUD/USD masih berisiko turun selama resistance kuat pada grafik 4-jam yang kini berada di 0.7605 tidak segera diatasi. Resistance berikutnya di 0.7647.

Level terendah intraday sementara hari ini berperan sebagai support pertama, support berikutnya di 0.7533.

4AUDUSDDaily

XAU/USD

Harga emas (XAU/USD) sempat menanjak ke 1289.20, menguji batasan atas pola segitiga yang hari ini berada di 1287.55. Kekuatan batasan atas pola segitiga atau trend line menurun tersebut berhasil menghalau aksi beli sehingga harga emas berakhir negatif di 1278.00. Namun pada basis penutupan harian, harga emas hanya turun tipis 0,17% dibandingkan dengan penutupan sesi Selasa.

Jadi harga emas masih tetap berada di fase konsolidasi atau dengan kata lain pergerakan bolak balik di dalam pola segitiga tersebut dapat dengan mudah terjadi. Hari ini batasan atas pola itu di 1287.55 dan batasan bawahnya di 1266.25.

Bergeser pada kerangka waktu 1-jam, tekanan jual masih terlihat di Kamis pagi dengan bertahannya resistance di 1279.35. Namun di sisi bawah, zona support di kisaran 1276.55 hingga 1274.30 juga berpotensi besar untuk menahan tekanan jual.

Jadi hari ini terlihat potensi harga emas akan berkonsolidasi di kisaran 1274.30 hingga 1286.20/1287.55.

5XAUUSDDaily

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: Vietstok Vietnam

Share This