ForexSignal88.com l Jakarta, 06/11/2017 – Pada perdagangan Senin awal pekan ini kondisi dolar AS atau greenback tampaknya sulit untuk berusaha mempertahankan penguatannya terhadap mata uang utama dunia lainnya serta emas, pasca rilisnya data situasi tenaga kerja AS akhir pekan lalu dan situasi geopolitik yang sedang hangat di Eropa dan Asia.

Seperti kita ketahui kurang membaiknya data nonfarm payroll dan perubahan upah AS pekan lalu yang diimbangi oleh membaiknya tingkat pengangguran dan order pabrikan, membuat greenback sedikit berani menekan mata uang utama dunia lainnya serta emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup melemah di level 1,1606, GBP/USD ditutup menguat di level 1,3074, AUD/USD ditutup melemah di level 0,7649 dan USD/JPY ditutup melemah tipis di level 114,04. Sekaligus membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $8,90 atau 0,70% di level $1278,10 per troy ounce. Untuk perdagangan mingguan, emas bergerak melemah 0,2%.

Tren pergerakan dolar AS tampaknya pekan ini masih sulit untuk lebih ke arah penguatannya kembali, pasca sedikit menatap terhadap faktor terpilihnya Jerome Powell sebagai penerus Janet Yellen sebagai ketua The Fed yang baru Februari nanti, serta tidak bahagianya sektor tenaga kerja AS bulan lalu, sehingga tren penguatan ini akan diuji lagi bulan depan.

Gambaran tenaga kerja AS memang diyakini tidak akan mengubah peta kekuatan ancaman greenback terhadap pasar yang lain termasuk emas itu sendiri. Kesadaran bahwa inflasi yang masih rendah memang harus tetap dipegang teguh bagi investor bahwa kenaikan suku bunga The Fed memang harus berhati-hati dan tidak meniru kenaikan suku bunga Inggris di mana kenaikan suku bunga BoE pekan lalu sepertinya hanya meniru trend bank sentral dunia lainnya dengan bukti bahwa petinggi BoE belum ada rencana menaikkan kembali suku bunganya serta tidak menarik bantuan atau stimulus ekonominya.

Pasar hari ini alias awal pekan ini lebih condong masih ada pengaruh NFP yang mengarah ke penguatan greenback, namun sisi geopolitik bisa mengubah situasi hati investor hari ini secara mendadak.

Kunjungan Presiden Trump ke Jepang dan Korea Selatan membuat investor masih menanti dengan suasana yang ngeri-ngeri sedap, di mana bila Trump keseleo lidah sedikit saja maka Korea Utara bisa menekan tombol untuk meluncurkan senjata rudalnya. Namun seperti diketahui bahwa Trump sendiri sudah mempersiapkan diri untuk menjaga kedaulatannya sehingga bila memanas lagi, maka safe haven currencies dan commodities akan muncul sejenak.

Faktor Catalunya yang memanas akibat akan ditangkapnya pemberontakan di Spanyol, dianggap belum usai situasi tidak amannya zona euro ini, sehingga segala bentuk fundamental ekonomi Eropa masih akan disikapi oleh pasar dengan nada jual euro. Emas sendiri sepertinya akan mengikuti langkah euro ini karena greenback masih menekan euro sendiri.

Analisa Teknikal Harian – 6 November 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EUR/USD

Pada sesi penutupan pekan lalu, EUR/USD tertekan hingga berakhir negatif di 1,1638 atau turun 0,43% dibandingkan penutupan sesi Kamis namun berakhir lebih tinggi 0,09% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya.

Setelah gagal untuk menembus resistance kuat pada grafik harian, hari ini di 1,1680, posisi EUR/USD semakin dekat dengan support 1,1574 yang jika ditembus dapat membuka jalan bagi bearish EUR/USD untuk menuju 1,1553 dan 1,1515.

Selama support pertama bertahan, EUR/USD masih memiliki kans untuk bergerak bolak-balik alias sideways di kisaran 1,1574 hingga 1,1680. Namun demikian, dominasi para penjual untuk sementara waktu tidak dapat diremehkan, terlebih apabila saat rebound terjadi tetap sulit untuk menghasilkan penutupan yang cukup jauh di atas area resistance pada grafik 1-jam yang kini terletak di 1,1625.

1EURUSDDaily

USD/JPY

Grafik harian memperlihatkan pada hari Jumat pergerakan USD/JPY tetap terjebak di antara dua area kuat yaitu support di 113,61 dan resistance di 114,41. Karena keduanya adalah zona pertahanan yang dinamis maka kedua area tersebut telah sedikit bergeser pada hari ini.

Namun demikian untuk sementara waktu USD/JPY tetap potensial untuk terus bergerak di antara kedua batasan tersebut.

Baik grafik harian maupun 4-jam dan 1-jam sejauh ini masih menunjukkan potensi bullish USD/JPY. Apabila pada grafik 1-jam tidak terjadi penetrasi kuat terhadap simple moving average 200-jam di 113,80 maka potensi bullish itu akan terjaga meskipun belum tentu dapat menembus resistance 114,41 tersebut.

2USDJPYDaily

GBP/USD

GBP/USD berakhir naik tipis 0,12% pada akhir sesi Jumat, ditutup positif di 1,3074. Namun ini tidak berarti tekanan jual yang kuat pasca keputusan BoE di pekan lalu sudah sirna karena pada basis penutupan mingguan pair ini berakhir turun 0,39% dibandingkan dengan penutupan pekan sebelumnya.

Zona resistance kuat pada grafik 4-jam yang kini berada di area 1,3110 tetap menjadi hambatan kuat bagi upaya pemulihan GBP/USD hingga dapat terjadi penetrasi kuat terhadapnya.

Saat support minor 1,3027 ditembus, GBP/USD berisiko tergelincir lebih jauh dengan target-target berikutnya di 1,2980 dan 1,2932.

3GBPUSDDaily

AUD/USD

Lagi-lagi AUD/USD gagal untuk menerjang resistance kuat pada grafik harian di 0,7715. Resistance dinamis tersebut telah sedikit bergeser turun hari ini dan tetap menjadi area penting yang harus terus dicermati.

Sementara itu pada grafik 1-jam terlihat sejak Jumat posisi AUD/USD tetap berada di bawah resistance 0,7662, pertanda tekanan ke bawah yang pada hari Jumat membawa AUD/USD berakhir turun 0,86% masih kuat dan berpotensi membawa AUD/USD turun lebih jauh dengan target berikutnya di 0,7623 dan 0,7575.

4AUDUSDDaily

XAU/USD

Pada pekan lalu setidaknya empat kali harga emas (XAU/USD) berusaha untuk pulih namun akhirnya tetap menyerah kepada dominasi para penjual hingga pada hari Jumat berakhir negatif di 1269,85 atau turun0,47% dibandingkan penutupan sesi perdagangan hari Kamis.

Untuk sementara waktu sebuah trend line menanjak di 1264,85 masih menahan tekanan jual. Jika ditembus atau sekadar dilintasi tanpa penetrasi berarti, harga emas dapat segera menguji simple moving average 200-hari yang berada di 1261,10 yang relatif dekat dengan support kuat lainnya di 1262,90.

Dengan dukungan kedua support tersebut, harga emas berpeluang untuk segera rebound saat terbukti kedua support pada kerangka waktu yang besar tersebut benar-benar dapat membendung gempuran para penjual.

Jika skenario di atas terjadi, harga emas berpotensi untuk rebound ke area 1272,00 yang jika ditembus dengan kuat akan menambah momentum bullish harga emas dan dapat mendorong harga ke 1283,00.

5XAUUSDDaily

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: 1Zoom

Share This