ForexSignal88.com l Jakarta, 03/11/2017 – Pada perdagangan Jumat akhir pekan ini kondisi dolar AS atau greenback tampaknya masih ingin berusaha mempertahankan penguatannya terhadap mata uang utama dunia lainnya serta emas, jelang rilisnya data situasi tenaga kerja AS di mana di dalamnya ada data nonfarm payroll atau NFP.

Seperti kita ketahui membaiknya data ADP payroll dan klaim pengangguran mingguan semalam yang diimbangi oleh keterpilihan Jerome Powell dan peluncuran rancangan reformasi pajak, membuat greenback kurang berani menekan mata uang utama dunia lainnya serta emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup menguat di level 1,1656, GBP/USD ditutup melemah di level 1,3056, AUD/USD ditutup menguat di level 0,7714 dan USD/JPY ditutup melemah di level 114,08. Sekaligus membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $0,80 atau 0,06% di level $1278,10 pertroy ounce.

Tren pergerakan dolar AS tampaknya hari ini ingin lebih ke arah penguatannya kembali, dengan sedikit menatap terhadap faktor keterpilihan Jerome Powell sebagai penerus Janet Yellen sebagai ketua The Fed yang baru Februari nanti, sepertinya sudah akan kehilangan roh pengaruhnya ke pasar.

Di sisi lain, fundamental ekonomi AS menjadi pertanyaan lagi, apakah data hari ini mendukung kenaikan suku bunga The Fed di akhir tahun ini sekali lagi ataukah tidak. Setelah data keyakinan konsumen dan data ADP payroll beberapa hari mengejutkan pasar serta klaim pengangguran AS yang terbaik sejak 1973, apakah malam ini data tenaga kerja AS termasuk NFP, juga akan mengejutkan kembali.

Data ini merupakan gambaran kondisi tenaga kerja AS secara utuh apakah masih mengetat atau sudah meregang. Data ini sangat mempengaruhi sisi pertumbuhan ekonomi AS juga sekaligus memberikan gambaran bagaimana masa depan laju inflasi AS, sehingga keluarnya data ini dapat membuat pasar sangat bergejolak dengan flukstuasi yang besar pula.

Ada juga data ISM non-manufaktur yang juga merupakan gambaran kegiatan penunjang bagi sektor manufaktur AS dan punya pengaruh besar bagi gambaran kesehatan sektor ini, bila membaik tentu ada peluang greenback bisa menekan pasar yang lain.

Sekali lagi data-data tersebut sebagai penunjang naik tidaknya suku bunga The Fed di masa mendatang. Sehingga akan selalu muncul di benak investor yaitu pengaruh data-data tersebut terhadap berapa kali lagi di 2018 The Fed akan menaikkan suku bunganya di kala nanti sudah dipimpin Jerome Powell, kalau 3 kali maka greenback menguatnya terbatas, namun jika 4 kali maka greenback bisa melejit hingga awal tahun depan.

Analisa Teknikal Harian – 3 November 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EUR/USD

EUR/USD berakhir naik 0,34% di 1,1658 pada hari Kamis. Namun hingga detik ini EUR/USD tetap berada di bawah salah satu resistance penting pada grafik harian yang kini berada di 1,1690. Pada grafik 1-jam juga terlihat resistance kuat di 1,1685.

Jadi, EUR/USD masih tetap dibayangi tekanan jual hingga pada kerangka waktu harian dapat terjadi penetrasi kuat terhadap zona resistance tersebut atau singkatnya penetrasi terhadap round number 1,1700.

Di sisi bawah, pagi ini terlihat EUR/USD masih bertahan di atas support 1,1655. Support lain yang lebih signifikan adalah 1,1625.

1EURUSDDaily

USD/JPY

Kemarin USD/JPY sempat turun ke 113,52 namun akhirnya berakhir negatif di 114,06 atau hanya turun tipis 0,08% dibandingkan penutupan sesi Rabu. Berarti kekuatan bullish pada perdagangan USD/JPY belum sirna.

Pada grafik harian terlihat kemarin USD/JPY hanya menyentuh support dinamis yang hari ini berada di 113,58. Selama pada kerangka waktu tersebut tidak terjadi penutupan yang cukup jauh di bawahnya, USD/JPY masih dapat bergerak naik.

Di sisi atas resistance 114,34 juga masih bertahan, alhasil USD/JPY kini terjebak di antara dua area kuat.

Sementara itu pada kerangka waktu 1-jam, terlihat pula simple moving average 200-jam masih tetap menahan upaya para bears. Meskipun kemarin harga sempat melintasinya, selalu saja berakhir di atasnya.

Jadi, potensi turun yang terlihat di pagi ini tidak akan berlanjut hingga pada grafik 1-jam dapat terbentuk penutupan yang cukup jauh di bawah SMA 200-jam tersebut.

2USDJPYDaily

GBP/USD

GBP/USD menukik tajam dan cepat pada hari Kamis, berakhir negatif di 1,3058 atau turun 1,41% dibandingkan penutupan sesi Rabu.

GBP/USD telah keluar dari pola segitiga dan semakin berpotensi mengarah ke selatan. Zona resistance di 1,3085 mungkin akan diuji pagi atau siang ini namun kecil peluangnya bagi GBP/USD untuk dapat menembusnya.

Lintasan harga di bawah level terendah sesi kemarin di 1,3043 akan membuka jalan untuk terjadinya pengujian terhadap support kuat jangka menengah di 1,2980.

3GBPUSDDaily

AUD/USD

Dua resistance kuat pada grafik harian di 0,7720 kemarin telah menjegal upaya pemulihan AUD/USD meskipun akhirnya pair tersebut dapat berakhir positif di 0,7711 atau naik 0,48% dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya.

Pada Jumat pagi setelah data penjualan eceran yang berada di bawah ekspektasi, AUD/USD berbalik tertekan, menambah konfirmasi kekuatan dua resistance tersebut.

Selama AUD/USD tidak dapat berbalik naik ke atas resistance 0,7700 maka terjagalah potensi turun menuju target berikutnya di area 0,7660.

4AUDUSDDaily

XAU/USD

Pada hari Kamis harga emas (XAU/USD) sempat menanjak ke 1283,90 dan berakhir positif di 1275,80 atau hanya naik tipis 0,1%.

Hingga akhir Kamis harga emas belum mampu untuk menghasilkan penutupan yang cukup di atas resistance 1277,00. Sementara itu pada grafik 4-jam posisi XAU/USD juga tetap berada di bawah simple moving average 200-periode yang pagi ini berlokasi di 1284,40.

Singkatnya, jika data ketenagakerjaan AS nanti malam tidak dapat membuat harga emas dengan telak menembus area 1285,00 maka perdagangan komoditas ini akan tetap dibayangi oleh tekanan jual.

Di sisi bawah, apabila harga emas, pada grafik 1-jam, berakhir di bawah zona 1274,00 maka risiko turun akan membesar dengan target berikutnya di 1267,50 dan 1264,45.

5XAUUSDDaily

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: EZ Pawn

Share This