ForexSignal88.com l Jakarta, 30/10/2017 – Langkah rebound dolar Australia yang dimulai pada hari Jumat, setelah sempat jatuh ke posisi terendah tiga bulan di awal sesi tersebut, mendapat dorongan dari rally terbaru saham-saham AS, harga minyak mentah yang bergerak lebih tinggi dan spekulasi tentang siapa yang akan memimpin Federal Reserve tahun depan.

Saat itu AUD/USD menemukan pijakannya dalam sesi perdagangan Amerika Utara, melonjak hampir setengah persen menyusul laporan dari Bloomberg bahwa Presiden AS Donald Trump condong untuk menunjuk Jerome Powell sebagai ketua The Fed berikutnya.

Dibandingkan dengan calon terkuat lainnya untuk jabatan tersebut yaitu ekonom John Taylor, Powell terlihat di pasar untuk menjadi penunjukan yang kurang hawkish.

Perspektif Analisa Teknikal AUD/USD

Upaya para penjual AUD/USD untuk menembus support kuat jangka panjang berupa level 38,2% Fibonacci retracement di 0,7627 menemui kegagalan sehingga pair tersebut rebound ke 0,7672 dan berakhir positif di 0,7670 pada akhir sesi Jumat.

Untuk sementara waktu rebound AUD/USD terjegal oleh resistance kuat pada grafik 4-jam yang berada di 0,7670 yang berdekatan dengan resistance lain di 0,7684. Apabila para pembeli AUD/USD mampu menghantam zona resistance tersebut, AUD/USD akan melesat naik ke target 0,7722.

Meskipun demikian, mengingat kuatnya momentum bearish pada kerangka waktu harian, tekanan jual tidak dapat diremehkan dan masih dapat menguji ulang level Fibonacci tersebut, hingga harga dapat melintasi zona 0,7820.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya