ForexSignal88.com l Jakarta, 27/10/2017 – Menyusul penurunan tajam di hari kamis, pada Jumat pagi dolar Selandia Baru terjatuh ke level terendah dalam lima bulan terhadap greenback yang menguat tajam seiring berjalannya rencana Presiden AS Donald Trump untuk memangkas pajak dan juga menguat terhadap euro setelah Bank Sentral Eropa (ECB) kemarin mengatakan akan mengurangi pembelian obligasi seperti yang diperkirakan mayoritas pelaku pasar, namun tetap mempertahankan nada dovish.

Pada Jumat pagi tadi, NZD/USD kembali menukik hingga tepat menyentuh $0,6818, level terendah sesi 11 Mei.

Meskipun ada perpecahan di tubuh Partai Republik, Dewan Perwakilan Rakyat AS memilih dengan hasil voting 216 banding 212 untuk menyampaikan cetak biru anggaran untuk tahun fiskal 2018, yang membuka jalan bagi pemotongan pajak yang direncanakan Trump, dengan sebuah undang-undang pajak yang diharapkan dapat disetujui pada minggu depan.

Indeks Dolar AS telah menguat ke level tertinggi tiga bulan karena optimisme mengenai pemotongan pajak tersebut dan spekulasi Trump akan memilih ketua Federal Reserve yang lebih hawkish.

Perspektif Analisa Teknikal NZD/USD

Pagi tadi seiring berlanjutnya momentum bearish, NZD/USD tergelincir ke 0,6818, level terendah sesi 11 Mei, sebuah support minor yang berhasil menahan tekanan jual, setidaknya untuk sementara waktu.

Meskipun rebound telah terjadi, selama NZD/USD bergerak di bawah resistance kuat pada grafik 4-jam yang saat analisa ini ditulis berada di area 0,6865, risiko turun masih besar. Resistance kuat lainnya berada di 0,6900.

Di sisi bawah, apabila 0,6818 ditembus, momentum bearish dapat menyeret NZD/USD ke support berikutnya di 0,6776.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya