ForexSignal88.com l Jakarta, 23/10/2017 – Harga emas kembali di bawah tekanan pada hari Senin karena dolar AS menunjukkan kenaikan kuat setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berhasil memenangkan pemilihan umum kembali, menandakan kebijakan mudah Jepang bakal berlanjut.

Harga emas turun pada hari Jumat, tertekan oleh dolar AS yang lebih kuat setelah rencana Presiden Donald Trump untuk merombak kode pajak berhasil lolos dari rintangan besar.

Naiknya dolar AS membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, setelah Senat Republik menyetujui ukuran anggaran yang akan memungkinkan mereka untuk mengejar pemotongan pajak tanpa dukungan dari Partai Demokrat.

Para investor memperkirakan dorongan fiskal dapat mendorong inflasi, menambahkan tekanan pada Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga, yang dikenal sebagai perdagangan "Trumpflasi".

Perspektif Analisa Teknikal Harga Emas

Setelah terjadi penetrasi terhadap trend line menanjak pada grafik harian, kini di 1280,75 dan berubah peran menjadi resistance, harga emas (XAU/USD) terus tergelincir, level terendah intraday sementara di 1273,75.

Risiko turun selanjutnya adalah 1266,00 dan 1260,45. Potensi turun akan jauh berkurang saat terjadi penutupan kembali di atas trend line lama tersebut.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya