ForexSignal88.com l Jakarta, 20/10/2017 – Dolar Selandia Baru terus turun pada hari Jumat dan menuju penurunan mingguan sebesar 2,5 persen karena para investor mencerna berita bahwa Jacinda Ardern akan menjadi perdana menteri Selandia Baru berikutnya setelah pemimpin NZ First Winston Peters mengatakan bahwa dia akan mendukung pemerintah yang dipimpin oleh Partai Buruh (Labour Party).

Para investor merasa gugup karena tidak adanya kepastian seputar kebijakan tertentu dan konsesi apa yang diberikan Ardern ke NZ First.

Beban dolar Selandia Baru semakin berat karena sejak pagi tadi dolar AS berhasil menghalau tekanan jual yang diterimanya pada sesi Kamis.

Perspektif Analisa Teknikal NZD/USD

Level terendah intraday sementara NZD/USD di 0,6971, level terendah sejak 22 Mei. Seperti tergambar pada grafik harian, saat ini kekuatan para bears berusaha menerjang dua support kuat yang berdekatan.

Level 76,4% Fibonacci retracement di 0,6990 adalah sebuah support jangka menengah dan trend line menanjak yang berada di 0,6978 adalah sebuah support jangka panjang. Keduanya cukup menjanjikan untuk dapat menghambat aksi para bears.

Namun demikian, untuk sementara waktu, selama NZD/USD tetap bergerak di bawah resistance 0,7005 dan 0,7050 tekanan jual tidak dapat diabaikan.

Jika pada grafik 4-jam terjadi penutupan yang cukup jauh di bawah trend line jangka panjang tersebut, aksi jual lanjutan dapat terpicu dan berpotensi membawa NZD/USD ke support berikutnya di 0,6940.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya