ForexSignal88.com l Jakarta, 19/10/2017 – Pada perdagangan Kamis ini kondisi dolar AS sepertinya sangat sulit untuk mempertahankan dominasi penguatannya terhadap mata uang utama dunia lainnya juga kepada emas dengan melihat beberapa fundamental ekonomi AS yang sebetulnya masih kokoh, namun tekana aksi ambil untung juga menanti jelang wawancara Yellen dengan Presiden Trump hari ini.

Seperti kita ketahui gebrakan dari Trump dan Yellen beberapa hari ini serta fundamental ekonomi AS, membuat dolar AS alias greenback melakukan perlawanan sempurna kepada pasar sehingga hal ini membuat EUR/USD ditutup menguat di level 1,1791, GBP/USD ditutup menguat di level 1,3205, AUD/USD ditutup melemah tipis di level 0,7846 dan USD/JPY ditutup menguat di level 112,93. Sekaligus membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $3,20 atau 0,25% di level $1283,00 per troy ounce.

Awal pekan ini, Janet Yellen kembali menegaskan bahwa ekonomi AS melaju dengan moderat, sehingga membutuhkan sebuah rencana matang agar ekonomi AS tidak lepas kendali secara sendirian sehingga dapat menimbulkan ketidakseimbangan di pasar global. Semalam, Fed’s Beige Book juga menyatakan hal yang senada bahwa aktivitas bisnis dan ekonomi AS berjalan secara normal meskipun kategori badai masuk dalam perhitungan laporan tersebut.

Beige Book juga menjelaskan ketatnya tenaga kerja AS membuat benefit atau upah karyawan bertambah. Namun perusahaan ini tidak mau menaikkan harga sehingga selama awal tahun hingga Agustus lalu, The Fed merata-rata inflasi AS hanya 1,4%, jauh di bawah target bank sentral itu sendiri. Namun dalam Beige Book sendiri dipaparkan akan ada kenaikan suku bunga sekali lagi di rapat Desember nanti.

Beige Book juga menyatakan bahwa ekonomi AS yang akan ditunjang dengan reformasi pajak di bidang fiskal, memang sangat membutuhkan kenaikan suku bunga setelah melihat aktivitas sektor industri dan perumahan semalam.

Wawancara Yellen dengan Presiden Trump hari ini bisa menjadi topik hangat meskipun sebelumnya pasar menghendaki calon pemimpin baru The Fed harus berjiwa agresif terhadap suku bunga seperti John Taylor beberapa waktu lalu. Namun banyak ekonom berpendapat bahwa demi kestabilan ekonomi AS di masa mendatang, The Fed butuh pemimpin yang berhati-hati dalam mengambil sikap, seperti yang selama ini dilaksanakan oleh Yellen.

Kandidat kuat menurut ekonom selain Yellen adalah Jerome Powell, yang sama-sama berjiwa stabilisator ketimbang berjiwa hawkish seperti Taylor. Selain masalah wawancara Yellen, fokus data hari ini adalah penjualan eceran Inggris. Setelah data tenaga kerja Inggris kemarin kurang menggembirakan, hari ini jika penjualan eceran Inggris memburuk juga maka kesempatan kenaikan suku bunga Inggris tampaknya akan diundur lebih lama.

Analisa Teknikal Harian – 19 Oktober 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EUR/USD

Melanjutkan penutupan sesi Rabu yang positif 0,18%, Rabu pagi ini EUR/USD kembali bergerak ke utara dengan level tertinggi intraday sementara di 1,1816.

Dengan dukungan support intraday yang pagi ini berada di area 1,1785, EUR/USD berpotensi untuk kembali menguji resistance kuat pada grafik 4-jam di 1,1860 namun sejauh ini kecil peluangnya untuk terjadi penetrasi terhadap area tersebut meskipun harga mungkin dapat mencapai 1,1880.

1EURUSDDaily

USD/JPY

USD/JPY ditutup naik 0,65% di akhir sesi kemarin. Pagi ini sempat menanjak ke 113,09 sebelum mulai mengarah ke selatan.

Seperti terlihat pada grafik harian, USD/JPY sedang menguji sebuah resistance yaitu level 76,4% Fibonacci retracement yang biasanya tidak mudah untuk ditembus. Level tersebut berada di 113,02.

Grafik 4-jam menunjukkan sudah dua kali ada indikasi rejection yang artinya pair ini mungkin akan segera melakukan koreksi terhadap ayunan atau pergerakan naik yang berawal dari 111,65.

Target koreksi pertama sekaligus sebuah support kuat yang untuk sementara waktu masih akan menjaga potensi naik pair ini adalah 112,60.

Sebaliknya jika momentum naik dapat membesar dan menembus level Fibonacci tersebut, USD/JPY dapat bergerak menuju target berikutnya di 113,44.

2USDJPYDaily

GBP/USD

GBP/USD naik tipis 0,11% di akhir sesi Rabu dan pagi ini kembali menanjak dengan level tertinggi intraday sementara di 1,3229. Potensi naik ini masih dapat berlanjut selama pada grafik 1-jam tidak terjadi penutupan yang cukup jauh di bawah zona 1,3200. Target naik berikutnya adalah 1,3253 dan 1,3280.

Namun jika harga berbalik ke bawah 1,3200, tekanan jual selama beberapa hari terakhir dapat kembali menghantam GBP/USD, dengan target berikutnya di 1,3160.

3GBPUSDDaily

AUD/USD

Di akhir sesi kemarin tercatat penutupan AUD/USD tidak berubah sama sekali. Namun di pagi ini momentum bullish muncul sehingga AUD/USD menanjak ke 0,7870. AUD/USD masih berpotensi besar untuk menjajal resistance 0,7895. Resistance yang lebih kuat kini berada di 0,7910.

Potensi naik AUD/USD hari ini akan tetap terjaga selama zona support 0,7840 terus bertahan.

4AUDUSDDaily

XAU/USD

Harga emas (XAU/USD) merosot 0,33% di sesi Rabu. Pada Kamis pagi terlihat harga komoditas ini nyaris tidak bergerak dari level penutupan kemarin di1280,70.

Tekanan jual masih akan tetap ada selama XAU/USD terus bergerak di bawah zona resistance 1284,60. Apabila level terendah sesi kemarin di 1276,80 ditembus, XAU/USD berpotensi jatuh ke 1271,00.

Sebuah penetrasi terhadap level terendah sesi kemarin juga akan menjadi penetrasi terhadap support kuat berupa level 61,8% Fibonacci retracement di 1277,75 yang kemarin berhasil membendung tekanan jual.

5XAUUSDDaily

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: Venture Beat

Share This