Indeks US Dollar Terkoreksi Terkait Meningkatnya Selera Terhadap Asset Beresiko

Forexsignal88.Com – Dolar AS jatuh terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), sedangkan mata uang berisiko termasuk dolar Australia menguat, karena selera risiko meningkat dengan harapan bahwa penguncian (lockdowns) dapat memperlambat penyebaran Virus Corona di beberapa negara. 

Sterling juga naik sehari setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dipindahkan ke perawatan intensif karena memburuknya gejala Virus Corona. Analis mengatakan mata uang Inggris diuntungkan dari meningkatnya selera risiko yang membebani dolar AS. 

Kondisi Johnson, meski mengkhawatirkan, juga tidak mungkin berarti perubahan arah kebijakan pemerintah dalam memerangi virus. “Terlepas dari berita sedih tentang PM Inggris Johnson, kematian di Inggris tetap relatif rendah dan melambat untuk hari kedua, meskipun puncaknya masih diperkirakan sekitar 10 hari lagi,” Kepala Strategi Mata Uang Global di Brown Brothers Harriman, Win Thin di New York, mengatakan dalam sebuah laporan. 

“Data frekuensi tinggi pada infeksi Virus Corona dan tingkat kematian terus stabil,” kata Thin. Di Spanyol dan Italia, yang menyumbang lebih dari 40 persen dari kematian dunia, angka kematian telah menurun selama beberapa hari, dan diskusi publik telah beralih ke bagaimana dan kapan pembatasan-pembatasan drastis dalam aktivitas pribadi dan ekonomi selama berminggu-minggu akan dikurangi. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *