Indeks US Dollar Terkoreksi di Tengah Wacana Stimulus UE Senilai Lebih dari 1 Triliun Euro

Euro menguat 0,49 persen menjadi 1,144 dolar di akhir sesi Amerika Utara, tak jauh dari puncak Rabu (16/7/2020) 1,145 dolar, tertinggi sejak kejatuhan keuangan akibat Virus Corona pada Maret. “Hasil positif pada akhir KTT Uni Eropa pada Sabtu berpotensi menjadi tiket euro ke tertinggi baru untuk tahun ini,” kata Analis Pasar Senior Western Union Business Solutions, Joe Manimbo.

Jika ada kemajuan, euro bisa menembus level signifikan 1,15 dolar secara teknikal, yang belum tersentuh sejak Februari 2019. “Sebaliknya hasil mengecewakan dapat menghentikan kenaikan euro baru-baru ini,” kata Manimbo.

Kepala Penelitian Investasi BDSwiss Marshall Gittler mengatakan kepada kliennya, implikasi untuk euro jika Uni Eropa melanjutkan rencananya akan bertahan lama. Kesepakatan “akan membuat euro lebih menarik sebagai mata uang cadangan dengan membangun kapasitas pusat fiskal yang dapat menanggapi guncangan merugikan, yang akan membuat serikat moneter lebih stabil”, katanya.