Indeks US Dollar Masih Dalam Tekanan Jual di Sesi Tengah Pekan

Forexsignal88.Com – Dolar AS menunjukkan kekuatan sangat lemah terhadap banyak rival utamanya setelah Presiden Donald Trump menandatangani perjanjian fase satu dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He dalam sebuah upacara di Gedung Putih-Washington Kamis (16/01/2020). 
 
Dolar AS terpukul setelah dalam kesepakatan tersebut AS mengatakan tarif 25% untuk barang-barang Cina senilai $ 250 miliar yang diimpor ke AS akan tetap berlaku hingga melewati pemilihan tahun 2020 di AS. 
 
Indeks dolar  yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama  anjlok ke 97,20 atau turun 0,17% setelah sempat naik ke posisi 97.45. Demikian indeks dolar berjangka turun 0,15% ke posisi 96,94. 
 
Terhadap Euro, dolar melemah menjadi $ 1,1150, dari $ 1,1128 Selasa malam waktu setempat. Produksi industri zona euro tumbuh untuk pertama kalinya dalam tiga bulan pada bulan November, menurut data dari Eurostat. Produksi industri tumbuh 0,2% dalam sebulan, berbeda dengan penurunan 0,9% pada Oktober. 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *