How Low Can U Go! Mata Uang Euro Sentuh Harga Terendah Mei 2017

ForexSignal88.com l Jakarta,14/02/2020 – Nilai tukar euro kembali melemah melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (13/2/2020) hingga menyentuh level terlemah lebih dari dua tahun terakhir yakni pada Mei 2017. Kecemasan akan pelambatan ekonomi di zona euro akibat wabah virus corona di China membuat euro tertekan.

Berdasarkan data dari satelit pemetaan ArcGis, total korban meninggal akibat virus corona atau yang dinamai Covid-19 sebanyak 1.367 orang. Dari total tersebut, sebanyak dua orang yang meninggal di luar China.

Covid-19 kini telah menjangkiti lebih dari 60.000 orang di seluruh dunia. Angka tersebut naik signifikan dibandingkan laporan kemarin dimana sebanyak 1.115 orang, dan menjangkiti sekitar 45.000 orang di seluruh dunia.

Masih belum jelas seberapa besar ekonomi China akan tertekan akibat wabah tersebut, hasil riset S&P memprediksi produk domestic bruto (PDB) Negeri Tiongkok akan terpangkas hingga 1,2%. Kala ekonomi China melambat, maka zona euro juga akan terpukul.

Sebabnya Jerman, motor penggerak kawasan tersebut, merupakan negara yang berorientasi ekspor, dan salah satu tujuan utamanya adalah China.

“Tahun lalu kami menemukan seberapa sensitif ekonomi Jerman terhadap China, dan saya pikir setiap orang masih menganggap remeh bagaimana dampak ekonomi China dan ke Eropa,” kata John Marley, konsultan senior dan spesialis manajemen risiko valuta asing di SmartCurrencyBusiness, sebagaimana dilansir Reuters.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *