FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE

HOT TOPIC – Akankah Interest Rate Amerika Serikat Mengguncang Dunia?

ForexSignal88.Com | Jakarta, 18/09/2016 – Sepekan kedepan perhatian dan fokus utama para trader dan investor akan menuju kepada data ekonomi yang dirilis di zona ekonomi Amerika Serikat. Dimana akan terdapat rilis suku bunga The Fed ( Bank Sentral Amerika ) yang akan menjadi kebijakan moneter penting dan akan berperan sebagai salah satu faktor utama dalam menentukan arah investasi yang akan menggerakkan roda perekonomian Amerika selama 4 bulan ke depan.

Berdasarkan data CPI yang dirilis pada Jumat kemarin (16/09/16), menunjukkan sentimen positif yang cukup signifikan sehingga posisi greenback mengalahkan semua mata uang rival utamanya pada penutupan akhir pekan. Dimana data core CPI ( data core inflasi ) dirilis di level 0.3% atau naik sebesar 0.2% dari hasil sebelumnya di 0.1%.

Yang mana hal tersebut juga bisa dijadikan acuan untuk arah kebijakan moneter menaikkan suku bunga yang dirilis di pekan mendatang di hari Kamis dini hari WIB. Namun demikian, di sisi lain jangan dilupakan data NFP Oktober yang dilis awal September kemarin melemah dan sempat memberikan sentimen Negatif bagi laju pergerakan greenback dan perekonomian Amerika Serikat dalam 2 pekan terakhir.

Secara Normal, kedua fundamental tersebutlah yang biasa dijadikan acuan untuk menaikkan atau menurunkan bahkan tetap bagi pergerakan suku bunga disamping fundamental-fundamental penting lainnya, baik secara internal maupun eksternal untuk penentukan kebijakan moneter suku bunga di suatu negara. Bahkan kepada negara Superpower sekelas Amerika Serikat sekalipun.

Karenanya, kewaspadaan dan antisipasi ketat akan sangat perlu dilakukan oleh para pembuat kebijakan moneter The FED AS pada Kamis dini hari di pekan depan. Apakah akan menaikkan suku bunga seperti yang sering digembar gemborkan kemarin ini. Atau tetap mengambil langkah kebijakan moneter yang konservatif, dimana suku bunga akan kembali dirilis Tetap untuk periode 4 bulan ke depan.     

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona ekonomi Amerika, diantaranya : 

  1. Building Permits                             Selasa 20/09/2016 19.30 WIB
  2. Crude Oil Inventories                     Rabu 21/09/2016 21.30 WIB
  3. FOMC Economic Projections       Kamis 22/09/2016 01.00 WIB
  4. FOMC Statement                            Kamis 22/09/2016 01.00 WIB
  5. Federal Funds Rate                        Kamis 22/09/2016 01.00 WIB
  6. FOMC Press Conference              Kamis 22/09/2016 01.30 WIB
  7. Unemployment Claims                  Kamis 22/09/2016 19.30 WIB

 

EURUSD

 

FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : NEGATIF

EURUSD dalam sepekan kemarin ini akhirnya kembali tertekan dan mengalami pergerakan harga dengan fluktuatif Downside Channel (Bearish) setelah naik pada pekan sebelumnya. Dimana Pergerakan Bearish dimulai sedari Senin 12/09/16 dari level 1.1234 dengan Intraday High Level sepekan berada di hari Kamis (15//09) di level 1.1283. Hingga penutupan New York Jumat (16/09/16) di level 1.1152 dengan Intraday Low Level sepekan juga berada di hari yang sama Jumat (16/09/16) di level 1.1148. Range mingguan sepekan kemarin sebesar 135 pips (lebih kecil 53 pips dari range mingguan sebelumnya 05/08/16 – 09/09/16  yang sebesar 188 pips).

Secara Fundamental, sepekan kemarin cukup banyak fundamental penting yang menggerakkan mata uang tunggal Uni Eropa. Diantaranya, Presiden Komisi Eropa yang mengusulkan Dana Investasi dua kali lipat untuk Menaikkan Pertumbuhan Lapangan Pekerjaan, Produksi Industri Zona Eropa yang menurun sebesar 1.1%, Surplus perdagangan Eropa yang kian menurun 18.6% menjadi 25.3 miliar Euro dan Tingkat Inflasi Zona Eropa Agustus yang Meningkat 0.1% namun demikian secara tahunan, inflasi tersebut dipandang relatif stabil, dan Saham Perbankan yang Anjlok. Dimana hal-hal tersebut menyebabkan mata uang tunggal Uni Eropa kembali TERTEKAN dan ditutup melemah pada sesi pekan kemarin.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona ekonomi Eropa, diantaranya : 

  1. ECB President Draghi Speaks                Kamis 22/09/16 20:00 WIB

Secara Teknikal, pelemahan EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday Bullish yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout Bullish pada level 1.1189, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.1220 – 1.1255 – 1.1286. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout Bearish pada level 1.1131, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren Pelemahannya ke area level 1.1101 – 1.1070 – 1.1040.

GBPUSD

 

FS88 JOURNAL GBP TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : NEGATIF

GBPUSD dalam sepekan kemarin ini kembali melanjutkan pelemahannya dengan tertekan ke bawah selama 2 pekan berturut-turut, dimana harga mengalami pergerakan dengan fluktuatif Downside Channel (Bearish). Dimana Pelemahan dimulai sedari Selasa 13/09/16 dari level 1.3335 dengan Intraday High Level sepekan berada di hari Senin 12/09/16 di level 1.3345 hingga Harga Penutupan New York, Jumat (16/09/16) WIB di level 1.3006 dan Intraday Low Level sepekan berada di level 1.2998 (di hari yang sama Jumat 09/09). Range mingguan sepekan kemarin sebesar 347 pips (lebih besar 141 pips dibandingkan range mingguan sebelumnya 05/08/16 – 09/09/16  yang sebesar 206 pips).

Secara Fundamental, sepekan kemarin cukup banyak fundamental penting yang dirilis dan terjadi di zona perekonomian Inggris, diantaranya Tingkat penggangguran Inggris yang relatif Stabil di 4.9% namun pertumbuhan Upah Ketenagakerjaan masih melambat, Penjualan Ritel yang turun 0.2%, Pengumuman Suku Bunga yang akhirnya Tetap di level 0.25%. Dimana hal-hal tersebut tidak memiliki daya angkat dan membuat pasangan mata uang GBP semakin terjungkal terhadap rival utamanya The Greenback dan kembali ditutup melemah selama 2 pekan berturut-turut. Untuk sepekan kedepan, minim berita utama Lokal yang akan memiliki pengaruh kuat untuk menggerakkan mata uang lokal Pound. Pasangan GBPUSD akan cenderung bergerak berdasarkan data-data ekonomi yang akan dirilis untuk zona ekonomi Amerika. Diantaranya yang paling HOT untuk minggu depan adalah rilis Data Suku Bunga Amerika pada hari Kamis 22/09/16 dini hari WIB.   

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, pelemahan GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday Bullish yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout Bullish pada level 1.3055, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.3104 – 1.3157 – 1.3208. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout Bearish pada level 1,2972, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren Pelemahannya ke area level 1.2925 – 1.2878 – 1.2829.

 

AUDUSD

 

FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL

The Kanggoro Dollar dalam sepekan kemarin ini kembali melanjutkan pelemahannya dengan melompat ke bawah selama 2 pekan berturut-turut, dimana harga mengalami pergerakan dengan fluktuatif Downside Channel (Bearish). Pergerakan Bearish dimulai sedari Selasa 13/09/16 dari level 0.7564 dengan Intraday High Level sepekan berada di level 0.7567 (di hari yang sama Selasa 13/09) hingga penutupan New York, Jumat (16/09/16) WIB di level 0.7488 dan Intraday Low Level sepekan berada di level 0.7441 (di hari Selasa 13/09). Range mingguan sepekan kemarin sebesar 126 pips (lebih kecil 62 pips dibandingkan range mingguan sebelumnya 05/08/16 – 09/09/16  yang sebesar 188 pips).

Secara Fundamental, sepekan kemarin cukup banyak fundamental penting yang dirilis dan terjadi di zona perekonomian Australia, diantaranya Optimisme Bisnis yang meningkat sebesar 2 menjadi 6 dibandingkan rilis terakhir yang sebesar 4, Tingkat Kepercayaan Konsumen yang meningkat selama 2 bulan berturut-turut menjadi 101,4, Tingkat Pengangguran yang dirilis terendah dalam 3 tahun dan berada di level 5.6%, namun demikian Tingkat Lowongan Pekerjaan menurun untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan dan berada di level -3.900. Menyebabkan posisi Aussi Dollar tetap tertekan dan melanjutkan pelemahannya selama 2 pekan berturut-turut terhadap The Greenback.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona ekonomi Australia, diantaranya : 

  1. Monetary Policy Meeting Minutes                      Selasa 20/09/16 08.30 WIB
  2. Mid-Year Economic and Fiscal Outlook            Rabu 21/09/16 07.30 WIB

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, pelemahan AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday Bullish yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout Bullish pada level 0.7515, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7544 – 0.7569 – 0.7595. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout Bearish pada level 0.7461, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren Pelemahannya ke area level 0.7437 – 0.7411 – 0.7385.

.

XAUUSD

 

FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL

Spot Emas dalam sepekan kemarin ini akhirnya mengalami pergerakan harga dengan fluktuatif Downside Channel (Bearish) setelah naik selama 2 pekan beturut-turut. Dimana pergerakan Bearish dimulai sedari Senin 12/09/16 dari level $1328.10 dengan Intraday High Level sepekan berada di level $1331.80 (di hari Selasa 13/09), hingga harga penutupan mingguan New York Jumat (16/09/16) di level $1310.85 dengan Intraday Low Level sepekan juga berada di hari yang sama Jumat 16/09 di level $1306.05. Range mingguan sepekan kemarin sebesar 257.5 pips atau $25.75 (lebih kecil 50 pips atau $5 dibandingkan range mingguan sebelumnya 05/08/16 – 09/09/16  yang sebesar 307.5 pips atau $30.75).

Secara Fundamental, Kemilau Harga Emas kembali memudar selama 2 sesi pekan berturut-turut sebagai dampak penurunan aksi beli yang dilakukan oleh para trader dan investor guna mengantisipasi rilis data suku bunga The FED yang akan dikeluarkan pada pekan depan di hari Kamis 22/09/16 dini hari WIB. Dalam keadaan Normal, Logam Mulia Emas sangat sensitif terhadap rilis data suku bunga AS. Dan biasa dipadukan sebagai pasangan hedging bagi para manajer investasi di bursa komoditi. Dimana, Indeks dollar yang naik akan menyebabkan nilai emas menjadi turun terhadap US Dollar,dan sebaliknya.

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, pelemahan XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday Bullish yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout Bullish pada level 1315.58, kemungkinan harga akan kembali ke level 1320.54 – 1325.97 – 1331.17. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout Bearish pada level 1308.48, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren pelemahannya-nya ke area level 1303.78 – 1298.82 – 1294.33. (ForexSignal88.Com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *