Haruskah Trading Forex Dengan Modal Besar?

ForexSignal88.com l Jakarta, 27/11/2017 – Modaldalam trading forex merupakan salah satu faktor penting. Bahkan dalam trading kita dikenalkan 3M: Mind, Method and Money, sebagai pilar penting dalam trading forex. Nah, haruskah trading forex dengan modal besar? Untuk mengetahui ini kita akan bandingkan kelebihannya dengan modal terbatas.

Perlu ditegaskan di sini bahwa ketika kita berbicara modal maka kita tidak akan terus-menerus berbicara tentang nominal angka uang yang kita miliki, meskipun nantinya akan berkaitan. Jika dikaitkan dengan kekuatan modal, dalam trading forex, modal kecil terbatas belum tentu akan gagal dan modal besar juga belum tentu akan sukses. Semua tergantung pada manajemen modal.

Namun yang akan kita bahas di sini adalah “keleluasaan” menjalankan strategi. Besaran modal akan turut menentukan strategi yang bisa diaplikasikan dalam kegiatan trading kita.

Modal = Amunisi

Jika dianalogikan dengan istilah militer, anggap saja trader adalah seorang prajurit yang dikirim ke garis depan, tetapi hanya dibekali dengan sepucuk senapan AK47dan sepuluh butir peluru. Tentu sang prajurit harus menghemat peluru dan benar-benar memilih sasaran yang berharga. Sang prajurit tidak bisa leluasa menembakkan peluru tanpa memilih sasaran, karena setiap butir peluru akan sangat berharga.

Akun Real ≠ Demo

Kita harus bisa membedakan “sensasi” saat kita trading dengan akun demo dan akun real. Menggunakan akun real artinya ada uang kita yang diresikokan sehingga setiap pengambilan keputusan haruslah tepat. Setidaknya menggunakan prosedur analisa yang tepat.

Jika memulai dengan modal terbatas, meskipun berhasil mendapat profit, tetapi kita akan merasa tidak leluasa dalam menerapkan strategi trading dibandingkan dengan akun yang memiliki modal yang lebih longgar. Profit yang diperoleh pun tidak maksimal karena tidak setiap peluang bisa dimanfaatkan dengan baik. Bahkan pernah tidak melakukan transaksi hingga berhari-hari. Bukan karena tidak ada peluang, tetapi karena resiko (stop loss) secara teknikal tidak mampu diantisipasi dengan manajemen modal yang telah diatur dalam trading plan.

Sumber Gambar: wordpress.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *