Harga Minyak Tergelincir Oleh Meningkatnya Kasus Corona yang Memangkas Proyeksi Permintaan

“Tren kasus COVID-19 kemungkinan akan mengakibatkan revisi turun perkiraan pertumbuhan permintaan dari para pengamat pasar utama, termasuk kami dan agen, terutama untuk kuartal keempat,” kata Kepala Pasar Minyak Rystad Energy, Bjornar Tonhaugen. 

Menambah ketidakpastian pasar, hubungan AS-China memburuk ketika Washington memberi Beijing waktu 72 jam untuk menutup konsulatnya di Houston setelah dugaan memata-matai.

Kementerian luar negeri China mengatakan bahwa langkah AS telah “merusak hubungan” dan bahwa China akan dipaksa untuk merespons. 

Secara teknikal hari ini menurut analyst forexsignal88 harga minyak akan berhadapan dengan resistance pertama di level 41.98, jika terus menguat akan berlanjut ke harga 42.34 hingga 42.92. Sementara untuk pergerakan sebaliknya, support terdekat akan berada di harga 40.81, yang apabila berhasil dilewati akan terus berlanjut ke level 40.45 hingga 39.86.

Sumber: Marketwatch.Com, Cnbc.Com, Reuters.Com