Harga Minyak Bergerak ‘TIPIS’ dan Ditutup Doji Negatif di Sesi Akhir Pekan

ForexSignal88.com l Jakarta,30/12/2019 – Harga minyak berjangka sedikit berubah pada akhir pekan Jumat (27/12/2019), ditutup stabil namun doji negatif di dekat harga tertinggi tiga bulan setelah data baru menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun jauh lebih dari yang diharapkan.

Sementara data ekonomi optimis dan optimisme atas kesepakatan perdagangan AS-China memicu reli pasar saham akhir tahun. Minyak mentah berjangka Brent naik 18 sen untuk diperdagangkan pada US$68,10 per barel, level tertinggi sejak pertengahan September. Sedangkan untuk kontrak West Texas Intermediate naik 4 sen menjadi US$61,72 per barel.

WTI mengakhiri minggu dengan kenaikan lebih dari 2%, untuk minggu keempat berturut-turut yang positif. Stok minyak mentah AS turun 5,5 juta barel dalam sepekan ke 20 Desember menjadi 441,4 juta barel, menurut Administrasi Informasi Energi, jauh melebihi ekspektasi analis dari penurunan 1,7 juta barel.

“Persediaan hampir naik,” kata Josh Graves, ahli strategi pasar senior di RJO Futures di Chicago. Reli pasar saham akhir tahun juga membantu mengangkat harga minyak karena sentimen konsumen terus membaik, katanya.

“Ini adalah reli Santa Claus. Orang-orang cenderung membeli lebih banyak barang yang secara tidak langsung akan menaikkan harga minyak.” kata Graves. Indeks saham AS sedikit naik pada hari Jumat, dengan indeks S&P 500 hampir mencatat tahun terbaiknya sejak tahun 1997.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *