Gelombang Kedua Corona Tingkatkan Kekhawatiran Pertumbuhan Permintaan Bahan Bakar Bisa Terhenti

Forexsignal88.com – Harga minyak turun di bawah 43 dolar AS per barel pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), ketika kebangkitan kasus virus corona meningkatkan kekhawatiran bahwa pertumbuhan permintaan bahan bakar bisa terhenti.

Namun, minyak mentah masih menuju kenaikan mingguan karena pasokan yang lebih rendah dan tanda-tanda pemulihan ekonomi yang lebih luas. Minyak mentah berjangka Brent turun 38 sen atau 0,9 persen, menjadi 42,76 dolar AS per barel pada pukul (16.03 GMT) dan jenis West Texas Intermediate (WTI) turun 44 sen atau 1,1 persen menjadi 40,21 dolar AS per barel.

Perdagangan AS menjadi berkurang karena tidak ada perdagangan reguler untuk minyak berjangka pada Jumat (3/7/2020) untuk liburan Hari Kemerdekaan. Amerika Serikat melaporkan lebih dari 55.000 kasus baru virus corona pada Kamis (2/7/2020), rekor harian baru global untuk pandemi.

Meningkatnya kasus menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja di AS, yang melonjak pada Juni, dapat mengalami kemunduran. “Jika tren ini berlanjut, permintaan minyak di wilayah ini berisiko,” kata Louise Dickson dari Rystad Energy, seperti dikutip dari Reuters.