GBPUSD: Ini Yang Terjadi Dengan Suku Bunga Inggris, Lalu Selanjutnya Bagaimana?

Forexsignal88.Com – Hari Kamis lalu suku bunga Inggris telah diumumkan namun tidak banyak yang berubah. Suku bunga Inggris tetap pada angka sebelumnya yaitu di 0.1%.

Satu hal tidak berubah juga adalah target pembelian obligasi tidak berubah pada £ 745 miliar.

Dari sisi ekonomi pul di perkirakan terjadi pemulihan yang lebih tajam dari perkiraan biarpun masih belum merata dan secara jangka waktu bisa memakan waktu lebih lama dari perkiraan.

Namun demikian, Gubernur Bank of England Andrew Bailey membantah anggapan bahwa prospek ekonomi bank sentral terlalu optimis setelah laporan kebijakan moneter terbaru.

Mengapa?

Sebabnya adalah…

Yang pertama adalah dari sisi data Inflasi. Inflasi saat ini berada pada 0.6%, namun diperkirakan tetap pada mendekati akhir tahun bisa turun ke 0.25%.

Inflasi ini bisa menjadi batu sandungan tersediri bagi pasangan mata uang GBPUSD untuk terus melangkah keatas.

Kapan bisa pulihnya? menurut Marketwatch.com, hal ini bisa memakan 2 tahun lagi sebelum mampu untuk mencapai target 2%.

Faktor kedua yang di utarakan Andrew Bailey, Gubernur Bank of England adalah yang ia sebut sebagai Faktor X. Yaitu gelombang kedua Covid-19 yang masih mewabah dan mengkawatirkan.

Lalu faktor ketiga adalah Bank of England yang saat ini masih terus memonitor keadaan suku bunga, juga memasukan kemungkinan kebijakan suku bunga negatif sebagai salah satu opsi.

Biarpun masih dalam pemantauan, namun bisa dilihat bahwa nasib ekonomi Inggris masih belum begitu optimis dan masih tersisa potensi potensi bahaya bagi GBPUSD sampai akhir tahun nanti.

Sumber: Cnbc.Com, Marketwatch.Com