FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE

FS88 JOURNAL: Tenaga Kerja Muda Eropa Harus Menelan Pil Pahit BREXIT

ForexSignal88.Com I Jakarta, 31/07/2016.  Banyak warga negara Eropa yang tinggal dan bekerja di Inggris kini menghadapi ketidakpastian tentang arah karier mereka setelah Inggris memutuskan untuk menarik diri dari Uni Eropa atau Brexit, tetapi golongan muda dipastikan mengalami kerugian paling besar. Ketika Laurens Geffert, 32, pindah ke Inggris dari Jerman pada 2011 untuk mengikuti program penempatan kerja, ia mengira hanya akan tinggal selama delapan bulan.

Namun setelah ada sejumlah tawaran pekerjaan dan peluang merampungkan studi PhD di Universitas Cambridge, ia memutuskan untuk menetap. Ia sekarang bekerja di London sebagai ahli data di perusahaan teknologi keuangan. “Ketika kita tinggal di suatu tempat dalam jangka lama, kita berubah,” kata Geffert. “Jika saya pulang ke Jerman, kadang-kadang saya bertanya-tanya mengenai orang Jerman dan ciri khas mereka. Identitas saya semakin condong ke Inggris.”

Brex-odus?

Kini ia dan kekasihnya, seorang dokter muda keturunan Prancis-Hong Kong yang besar di Hong Kong, tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan London. “Saya tak sepaham dengan arah yang terjadi,” katanya. “Saya merasa saya tak mau menjadi bagian dari arah itu.” Pasangan itu mempertimbangkan sejumlah alternatif, termasuk Boston, Amerika Serikat. Di sana, kekasih Geffert dapat melanjutkan studi dan mencari pekerjaan sesuai bidangnya.

Banyak pekerja dari negara-negara anggota Uni Eropa pada usia 20-an hingga pertengahan 30-an tahun mengalami keadaan sulit serupa.“Saya kesulitan menemukan sisi positif bagi generasi muda akibat hasil referendum ini,” kata Christian Odendahl, ekonom utama di Pusat Reformasi Eropa. Beberapa hari sebelum pemungutan suara dalam referendum, Odendahl dan koleganya, John Springford, menganalisis apa dampaknya bagi orang-orang muda Eropa jika pemilih Inggris memutuskan keluar dari Uni Eropa.

Analisis menunjukkan kalau pun Inggris berhasil merundingkan syarat-syarat dagang yang menguntungkan dengan Eropa, resesi jangka pendek akan tetap mempengaruhi kalangan tenaga kerja muda yang berusaha menginjakkan kaki di bursa kerja.

Hak berpindah

Florian van Megen, 32, adalah bagian dari generasi muda Eropa yang besar di era ketika bepergian di negara-negara di Eropa mudah. Van Megen, warga Jerman, bertemu dengan istrinya, warga Inggris sembilan tahun lalu di Belanda ketika mereka mengikuti program pertukaran mahasiswa yang sangat populer, Erasmus. Sejak saat itu ia mengambil jurusan undang-undang Eropa, bekerja di Brussels, Belgia, dan sekarang tinggal dan bekerja di London untuk badan perdagangan yang mewadahi para manager aset.

Van Megen mengatakan dengan referendum Inggris ini maka generasinya tak lagi punya jaminan hak untuk berpindah-pindah antar negara untuk bekerja. Van Megen, yang berada di Brussels ketika referendum digelar di Inggris dan berada di Jerman pada akhir pekan setelah referendum, mengatakan, “Saya tak ragu bahwa mereka akan mengizinkan saya masuk kembali ke Inggris. Namun saya tidak tahu apakah hal yang sama masih akan berlaku dua tahun lagi.”

Pandangan orang Inggris

Referendum ini mencipatakan satu lapisan kekhawatiran lagi bagi generasi rakyat Inggris yang sudah menghadapi situasi sulit, kata Vicky Spratt, redaktur The Debrief, situs berita dan gaya hidup bagi perempuan yang dilahirkan pada abad ini. Situs itu berkantor di Inggris. Spratt, 28, mengatakan referendum ini menjadi pukulan lagi bagi generasi yang sudah mengalami masalah keuangan seperti pinjaman pendidikan perguruan tinggi dan kredit rumah. Spratt mengatakan kalangan orang muda Inggris setidaknya sejauh ini bisa memastikan diri bebas bergerak di dunia.

“Kami besar di era online dengan pandangan global. Kami hanya perlu satu klik untuk mengetahui bagaimana orang-orang di dunia hidup, apa yang mereka pakai, jenis produk kecantikan yang mereka gunakan,” ungkapnya. Dengan adanya tiket internasional yang murah dan fasilitas bebas visa, mudah bagi warga Inggris untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut. “Perasaan umum yang timbul adalah apakah hal yang benar-benar baik ini akan diambil dari kita juga?”

Salah satu persoalan besar yang mungkin dialami perusahaan-perusahaan Inggris adalah memilih karyawan muda dan terdidik. Demikian dikatakan oleh Alex Hemsley, salah satu pendiri dan direktur Global {M}, perusahaan perekrutan jasa teknologi dan keuangan yang berkantor di London. Kesepakatan tanpa visa kerja antara negara-negara anggota Uni Eropa sangat membantu, baik perusahaan besar maupun perusahaan perintis untuk merekrut talenta dari calon-calon warga negara dari lebih dari dua puluh negara, kata Hemsley, yang bekerja bersama perusahaan dan calon tenaga kerja dari seluruh dunia.

Jika negara-negara Uni Eropa mulai membatasi akses pekerja Inggris untuk bekerja di negara-negara itu, menurut Hemsley, tempat-tempat menarik bagi pekerja muda akan segera muncul. Kota-kota seperti Dubai, Sydney dan Singapura dapat mengambil keuntungan dari pekerja Inggris yang ingin mendapat pengalaman internasonal dengan mudah. 

 

EURUSD

WEEKLY OUTLOOK : BULLISH

 

FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE

EURUSD dalam sepekan kemarin ini mengalami pergerakan harga dengan fluktuatif Upside Channel (Bullish). Dimana pergerakan Bullish dimulai sedari Senin 25/07/2016 dari level 1.0973 dengan Intraday Low Level sepekan berada di hari yang sama Senin (25//07) di 1.0950  hingga penutupan New York Jumat (29/07/2016) di level 1.1177 dengan Intraday High Level sepekan juga berada di hari yang sama, Jumat (29/07) di level 1.1196. Range mingguan sepekan kemarin sebesar 246 pips (lebih besar 118 pips dari range mingguan sebelumnya 18/07/16 – 22/07/16 yang sebesar 128 pips).

Secara Fundamental, Ekonomi zona eropa menghasilkan gambaran beragam pada hari Jumat 29/07 dengan perlambatan pertumbuhan, tingkat pengangguran tidak berubah dan kenaikan dalam tingkat inflasi. Data dari Eurostat menunjukkan produk domestik bruto (PDB) zona Eropa diperluas 0,3 persen kuartal-ke-kuartal (melambat dari ekspansi 0,6 persen yang terlihat dalam tiga bulan pertama tahun ini) dan bahwa pengangguran di 19 negarablok tidak berubah pada 10,1 persen pada bulan Juni. Inflasi tetap rendah di bulan Juli, berdetak sampai 1 persen menjadi 0,2 persen tahun-ke-tahun. Dari tiga data zona euro mengungkapkan bahwa wilayah mata uang tunggal ini masih terjebak dengan pertumbuhan suam-suam kuku, inflasi yang rendah dan tingkat pengangguran tetap tinggi di beberapa negara-negara anggotanya.

Mengurangi separuh tingkat pertumbuhan ekonomi di wilayah ini adalah sama sekali tidak mengejutkan, yaitu kendurnya perekonomian Perancis pada kuartal kedua. Angka PDB Perancis yang dirilis Jumat menunjukkan bahwa pertumbuhan datar di ekonomi terbesar kedua di zona euro pada kuartal kedua di tengah penurunan tajam dalam konsumsi rumah tangga, kantor statistik INSEE melaporkan, setelah ekspansi 0,7 persen pada kuartal pertama.Banyak ekonom telah memperkirakan pertumbuhan 0,2 persen pada kuartal kedua. Sementara itu, Spanyol melaporkan ekspansi 0,7 persen yang kuat pada kuartal kedua, sejalan dengan perkiraan.

Karen Ward, kepala ekonom Eropa di HSBC, mengatakan bahwa “kekuatan pertumbuhan PDB zona euro pada kuartal pertama jelas sebagian besar disebabkan faktor temporer” dan pertumbuhan yang akan tetap hangat pada semester kedua tahun ini. “Dalam pandangan kami, pertumbuhan pada semester kedua tahun ini kemungkinan akan tetap moderat sebagai dampak dari kedua hal yaitu Brexit dan serangan teroris baru-baru ini lebih sangat dirasakan dalam kegiatan ekonomi. Ini perlu diingat bahwa Inggris menyumbang lebih dari seperlimapertumbuhan ekspor barang zona euro tahun lalu, “kata Ward dalam catatan Jumat. Ekonom Eropa Ekonom Apolline Menut dari Barclays setuju, mengatakan bahwa pertumbuhan akan melambat lebih lanjut setelah keputusan U.K. meninggalkan Uni Eropa menekan kepercayaan, konsumsi swasta dan investasi.

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, penguatan EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday Bearish yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout Bearish pada level 1.1138, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.1103 – 1.1067 – 1.1031. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout Bullish pada level 1.1199, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren rally-nya ke area level 1.1236 – 1.1274 – 1.1313. 

GBPUSD

WEEKLY OUTLOOK : BULLISH

FS88 JOURNAL GBP TEMPLATE

GBPUSD dalam sepekan kemarin ini mengalami pergerakan harga dengan fluktuatif Small Upside Channel (Bullish Kecil). Dimana rally dimulai sedari Rabu 27/07/2016 dari level 1.3130 dengan Intraday Low Level sepekan berada di hari Selasa 26/07 di level 1.3055 hingga harga penutupan New York, Jumat (29/07/2016) WIB di level 1.3231 dan Intraday High Level sepekan berada di level 1.3300 (di hari yang sama Jumat 29/07). Range mingguan sepekan kemarin sebesar 245 pips (lebih kecil 5 pips dibandingkan range mingguan sebelumnya 18/07/16 – 22/07/16 yang sebesar 250 pips).

Secara Fundamental, Dari hampir semua aspek, London menandingi New York sebagai satu-satunya kota global sejati. Tetapi keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa, disebut “Brexit”, berarti kota itu bisa kehilangan haknya menjual jasa bebas bea di seluruh blok itu, mempertaruhkan posisinya sebagai markas keuangan Eropa. Kekhawatiran akan dampak keluar dari Uni Eropa, dan aksesnya ke pasar tunggal dengan 500 juta penduduk, tampak di seluruh kota London. Beberapa bank, termasuk bank besar global HSBC, mengatakan mungkin mengalihkan operasinya ke daratan Eropa. David Slater pada badan promosi London and Partners mengatakan pemerintah baru di Inggris harus mempertahankan keunggulan London. “Ini soal negosiasi dengan Uni Eropa. Walikota London sudah menegaskan, demikian pula perdana menteri, bahwa kita ingin merundingkan kelanjutan akses ke pasar tunggal,” ungkapnya. Tetapi para pemimpin lain Uni Eropa berkeras Inggris tidak bisa memiliki akses ke pasar tunggal tanpa kebebasan bergerak bagi penduduknya. Kecemasan akan imigrasi merupakan inti masalah yang menyebabkan kampanye “Brexit” menang.

Kini, karena Inggris tampaknya sedang menyiapkan jalan keluar dari pasar tunggal, kota-kota lain mengincar posisi London sebagai kota terkemuka di Eropa. Seperti Frankfurt di Jerman, Paris termasuk dalam jajaran kota terbaik yang hendak merebut posisi tersebut. Pemerintah Perancis baru-baru ini menyatakan siap menyambut perusahaan-perusahaan yang keluar dari Brexit, dan menjanjikan ekspatriat peraturan pajak yang paling menguntungkan di Eropa. Arnaud de Bresson dari Europlace, perusahaan penyelenggara konferensi di Perancis, baru-baru ini mengadakan pertemuan investasi asing di Paris, pasca-Brexit. Ia mengatakan, “Dibanding 10 tahun lalu, situasi benar-benar telah berubah. Perusahaan-perusahaan Perancis mengoperasikan bagian utama kegiatan mereka di dunia global,” katanya.

London saat ini menjadi pusat industri teknologi terkemuka Eropa di mana terdapat lebih dari 3.000 perusahaan pemula atau start-up, banyak diantaranya terletak di sekitar kawasan yang disebut “Silicon Roundabout” di distrik Old Street. Lukas Kampfmann dari Factory Berlin, kawasan perusahaan start-up teknologi global, termasuk situs web musik SoundCloud, mengatakan Berlin juga mengincar posisi itu. Berlin adalah kota teknologi terbesar kedua di Eropa di mana harga real estat jauh lebih murah daripada di London. Dalam artikel baru-baru ini, harian New York Times menobatkan Amsterdam sebagai kota terbaik untuk mencuri mahkota London, karena koneksi globalnya, penduduknya yang mampu berbahasa Inggris dan daya tariknya bagi ekspatriat. Tetapi pendukung London berkeras kota itu akan tetap menjadi nomor satu. “Karena orang-orang yang berbisnis dan memiliki keahlian ingin tetap tinggal di sini. Selain itu, pemerintah dan Walikota London akan melakukan apa pun supaya mereka tidak pindah,” ujar David Slater dari London and Partners. London menyumbang hampir seperempat pendapatan nasional Inggris. Keputusan ‘Brexit’ membuat kota itu anjlok dalam ketidakpastian, dan kota-kota saingannya di Eropa menyaksikan dengan penuh minat.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona ekonomi Inggris, diantaranya : 

  1. Manufacturing PMI             Senin 01/08/2016 15.30 WIB
  2. Construction PMI                             Selasa 02/08/2016 15.30 WIB
  3. Services PMI                                     Rabu 03/08/2016 15.30 WIB
  4. BOE Inflation Report                       Kamis 04/08/2016 18.00 WIB
  5. MPC Official Bank Rate Votes      Kamis 04/08/2016 18.00 WIB
  6. Monetary Policy Summary             Kamis 04/08/2016 18.00 WIB
  7. Official Bank Rate                           Kamis 04/08/2016 18.00 WIB
  8. BOE Gov Carney Speaks                Kamis 04/08/2016 18.30 WIB

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, penguatan GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday Bearish yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout Bearish pada level 1.3119, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.2989 – 1.2860 – 1.2711. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout Bullish pada level 1.3337, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan Pelemahanya-nya ke area level 1.3479 – 1.3632 – 1.3780. 

AUDUSD

WEEKLY OUTLOOK : BULLISH

FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE

AUDUSD dalam sepekan kemarin ini mengalami pergerakan harga dengan fluktuatif Upside Channel (Bullish). Dimana pergerakan rally dimulai sedari Senin 25/07/2016 dari level 0.7462 dengan Intraday Low Level sepekan berada di level 0.7420 (di hari Rabu 27/07)  hingga closing New York, Jumat (29/07/2016) WIB di level 0.7597 dan Intraday High Level sepekan berada di level 0.7609 (di hari yang sama Jumat 29/07). Range mingguan sepekan kemarin sebesar 189 pips (lebih besar 25 pips dibandingkan range mingguan sebelumnya 18/07/16 – 22/07/16 yang sebesar 164 pips).

Secara Fundamental, Inflasi harga konsumen Australia (CPI) meningkat pada kuartal kedua namun tetap di bawah target resmi Reserve Bank of Australia, membuat pintu terbuka untuk penurunan suku bunga bulan depan. Indeks harga konsumen naik 0,4% pada kuartal kedua, Reserve Bank of Australia mengatakan dalam laporan inflasi kuartalan pada hari Rabu (27/07). Secara tahunan, tingkat CPI naik 1% setelah tahunan naik 1,3% pada kuartal pertama.Perkiraan median dari ekonom memperkirakan inflasi naik 0,4% kuartal-ke-kuartal dan 1,3% per tahun. RBA Trimmed Mean CPI QoQ Q2 naik 0,5% pada kuartal menyusul kenaikan 0,2% pada periode Januari-Maret.

Inflasi turun 0,2% dalam tiga bulan pertama secara tahunan, yang memicu kekhawatiran tentang spiral deflasi yang memburuk yang akhirnya memaksa RBA untuk menurunkan suku bunga pada bulan Mei menjadi rekor baru terendah sepanjang masa. Gubernur bank sentral akan mengadakan pertemuan kebijakan moneter berikutnya mereka pada 2 Agustus. Risalah pertemuan 5 Juli menyarankan bahwa anggota Dewan RBA akan melihat ke angka inflasi kuartalan untuk menentukan apakah akan menurunkan suku bunga lagi pada bulan Agustus.

Sebuah ukuran inflasi bulanan Australia yang dirilis awal bulan ini menunjukkan kenaikan tajam harga konsumen pada bulan Juni.Indikator inflasi TD Securities-Melbourne Institute naik 0,6% pada bulan Juni menyusul penurunan 0,2% pada bulan sebelumnya. Tingkat inflasi resmi Australia telah menurun tajam selama dua tahun terakhir.Dalam hal tahunan, inflasi saat ini sekitar setengah dari dua tahun yang lalu.Deflasi merupakan tantangan yang unik untuk Australia, yang telah menikmati dekade pertumbuhan harga tinggi secara konsisten. Penurunan biaya bahan bakar telah menjadi faktor utama dalam penurunan.Dengan harga minyak menuju kembali ke area $ 40 per barel, inflasi lemah kemungkinan menjadi andalan bagi negara-negara industri maju di masa mendatang.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona ekonomi Australia, diantaranya : 

  1. Building Approvals m/m                              Selasa 02/08/2016 08.30 WIB
  2. Trade Balance                                               Selasa 02/08/2016 08.30 WIB
  3. Cash Rate                                                      Selasa 02/08/2016 11.30 WIB
  4. RBA Rate Statement                                                Selasa 02/08/2016 11.30 WIB
  5. Retail Sales m/m                                          Kamis 04/08/2016 08.30 WIB
  6. RBA Monetary Policy Statement               Jumat 05/08/2016 08.30 WIB

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, rally kenaikan AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday Bearish yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout Bearish pada level 0.7564, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7528 – 0.7490 – 0.7452. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout Bullish pada level 0.7615, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren Bullish-nya ke area level 0.7650 – 0.7683 – 0.7716.

 

 

XAUUSD

WEEKLY OUTLOOK : BULLISH

FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE

Spot Emas dalam sepekan kemarin ini mengalami pergerakan harga dengan fluktuatif Upside Channel (Bullish) dimana pergerakan Bullish dimulai sedari Selasa 26/07/2016 dari level $1315.10 dengan Intraday Low Level sepekan berada di level $1312.05 (di hari Senin 25/07/16), hingga penutupan New York Jumat (29/07/2016) di level $1351.20 dengan Intraday High Level sepekan berada di hari yang sama Jumat 29/07 di level $1354.85. Range mingguan sepekan kemarin sebesar 428 pips atau $42.80 (lebih besar 153.5 pips atau $15.35 dibandingkan range mingguan sebelumnya 18/07/16 – 22/07/16 yang sebesar 274,5 pips atau $27.45).

Secara Fundamental, Harga emas berjangka naik ke level tertingginya dalam dua pekan, didukung oleh pernyataan kebijakan Federal Reserve bahwa investor percaya menunjukkan keengganan bank sentral untuk menaikkan suku terlalu cepat. Emas untuk pengiriman Desember naik US$ 6,70, atau 0,5 persen, untuk menetap di US$ 1.341.20 per ounce-penutupan tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 13 Juli, menurut data FactSet dilansir dari Marketwatch, Jumat (29/7/2016).

Kontrak tersebut juga telah naik di perdagangan elektronik Rabu 27/07 karena banyak investor emas melihat Fed sebagai pemicu, bahkan jika Fed bakal menaikkan suku bunga kenaikan September. Untuk beberapa pedagang, pernyataan bank sentral menekankan keengganan untuk mengangkat tarif terlalu cepat, setelah keputusan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa. Ketidakpastian setelah Brexit berpengaruh emas berjangka.

Pada pernyataan kebijakannya, The Fed berniat untuk kembali menaikan suku bunga pada tahun ini. “Secara mengejutkan, pasar tidak bereaksi seperti yang diperkirakan,” ujar Konsultan Komoditas di INTL FCStone, Edward Meir. “Kita hanya bisa menduga bahwa nada pernyataan Fed akan membuat pasar percaya bahwa saat suku bunga bergerak, the Fed akan menilai bagaimana ekonomi berpengaruh terhadap langkahnya,” lanjutnya.

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, penguatan XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday Bearish yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout Bearish pada level 1334.19, kemungkinan harga akan kembali ke level 1322.60 – 1311.01 – 1298.95. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout Bullish pada level 1356.17, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren rally-nya ke area level 1369.23 – 1381.15 – 1393.64.  (ForexSignal88.Com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *