Euro

EUR/USD: Usaha Rebound Euro Gagal Menghasilkan Gerakan Bullish

Forexsignal88.Com – Harga EUR/USD rebound dalam jangka pendek karena Indeks Dolar mundur sedikit setelah reli yang kuat. Secara teknikal, DXY mempertahankan bias bullish meski sempat terkoreksi sementara.

Mengingat lonjakan imbal hasil obligasi global dan spread inti/periferal yang jauh lebih luas. ECB telah mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan pertemuan Dewan Pengatur ad-hoc untuk membahas kondisi pasar saat ini. Ini akan mencakup aksi harga yang agak tidak teratur di pasar obligasi global. Pertemuan akan berlangsung pada 10:00BST, namun, tidak diketahui apakah sebuah pernyataan akan dirilis. Sebagai reaksi terhadap berita utama awal, Euro sempat menguat tepat di bawah 1.0500.

Namun usaha tersebut tidak berhasil merubah jalur pergerakan EUR/USD dan kembali terhempas pada sesi New York. Euro tidak mendapat banyak manfaat dari pengumuman bahwa pembacaan sentimen ekonomi ZEW naik ke level tertinggi empat bulan di -28,0 di bulan Juni dari -34,3 di bulan Mei. Angka tersebut diperkirakan akan naik ke -27,5. Indeks situasi saat ini meningkat pada bulan Mei sebesar 8,9 poin menjadi minus 27,6 poin. Hasil yang diharapkan adalah -31,0.

Mengomentari hasil, Presiden ZEW Achim Wambach mengatakan pakar pasar keuangan kurang pesimis tentang ekonomi. Wambach menambahkan, perekonomian masih menghadapi banyak risiko, seperti efek sanksi terhadap Rusia, situasi epidemiologis yang tidak jelas di China, dan perubahan kebijakan moneter secara bertahap.

Di sisi lain, data ekonomi PPI AS diperkirakan akan mencatat pertumbuhan 0,8% versus 0,5% pada periode pelaporan sebelumnya, sedangkan PPI Inti dapat melaporkan pertumbuhan 0,6%. Volatilitas bisa semakinn meningkat, dan pasangan EUR/USD mungkin mencatat pergerakan tajam di kedua arah.

Federal Reserve diperkirakan akan menaikkan Federal Funds Rate dari 1,00% menjadi 1,50%. Namun, ada taruhan kenaikan suku bunga 75 bps juga karena inflasi yang lebih panas dari perkiraan. Pernyataan FOMC dan Konferensi Pers FOMC bisa menjadi penentu. Juga, data penjualan ritel AS dapat membawa lebih banyak tindakan.

Saat Ini performa Euro terlihat sedikit mengecewakan dengan Euro mundur dari tertinggi harian karena pernyataan tersebut merupakan pengulangan dari panduan ke depan saat ini. Pada gilirannya, jika ECB hanya menyatakan bahwa mereka mengamati pasar dengan cermat daripada mengumumkan alat baru apa pun, ini dapat mendorong retracement dari pergerakan awal dengan EUR/USD sekali lagi kembali turun ke level 1.0400.

Namun kabar baru dari data ekonomi Euro, kepercayaan ekonomi di zona euro meningkat pada bulan Juni. Indeks kepercayaan ekonomi naik 1,5 poin menjadi -28,0. Indeks status naik 8,6 poin ke level baru minus 26,4 poin. Apalagi survei menunjukkan ekspektasi inflasi di zona euro turun lagi di bulan Juni. Indeks berada di -32,4 poin, 21,8 poin lebih rendah dari bulan Mei.

Sedangkan perkiraan pelaku pasar mengenai ECB. Bank Sentral Eropa diperkirakan akan menaikkan suku bunga secara bertahap seperempat poin setelah lebih dari dua kali volume yang direncanakan pada bulan September, menurut ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. Bank Sentral Eropa berjanji untuk menaikkan biaya pinjaman untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade pada bulan Juli, dan responden mengatakan akan menaikkannya lebih lanjut pada masing-masing dari tiga pertemuan yang tersisa tahun ini.

Dihadapkan dengan inflasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Zona Euro lebih dari empat kali target 2%, Bank Sentral Eropa berada di bawah tekanan untuk menaikkan suku bunga deposito dari -0,5%. Begitu kenaikan terjadi, investor melihat lintasan yang lebih agresif daripada ekonom – bertaruh pada 171 basis poin untuk diperketat pada akhir tahun.

Analisa Teknikal EUR/USD