Dovish Fed dan Kemelut Politik AS Terus Menopang Harga Emas

ForexSignal88.com l Jakarta, 10/01/2019 – Harga emas naik pada hari Kamis seiring meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve bakal menghentikan siklus pengetatan suku bunga tahun ini.

Faktor politik juga masih mendukung harga emas yaitu kebuntuan antara Presiden AS Donald Trump dan Demokrat mengenai pendanaan untuk dinding perbatasan yang tetap menjadi beban bagi mata uang AS.

Risalah dari rapat kebijakan 18-19 Desember The Fed menunjukkan bahwa beberapa pembuat kebijakan bank itu mengatakan mereka bisa “bersabar” tentang kenaikan suku bunga di masa depan dan beberapa dari mereka tidak mendukung kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS pada bulan itu.

Kyle Rodda, seorang analis pasar di IG Australia, menjelaskan kepada Reuters bahwa emas mendapatkan sedikit dukungan dari dovish-nya The Fed dan instabilitas institusional di AS.

Menurutnya pasar lebih meyakini akan terjadi pemangkasan suku bunga The Fed daripada kenaikan di tahun mendatang. Rodda pun menambahkan bahwa risalah The Fed itu “menendang” dolar AS dan ada peluang bagi harga emas untuk menerobos level $1.300 dengan sentimen seperti saat ini.

Indeks dolar AS melacak kinerja greenback terhadap enam mata uang utama, berakhir negatif 0,79 persen di 95,15 pada hari Rabu setelah terjatuh ke titik terendah dalam tiga bulan terakhir. Sejak Kamis pagi hingga siang ini indeks tersebut turun 0,1 persen ke 95,10.

Harga emas sangat sensitif terhadap penurunan suku bunga yang dapat mengurangi biaya peluang (opportunity cost) untuk berinvestasi pada aset tanpa imbal hasil seperti emas dan di saat yang sama menekan dolar AS.

Sementara itu, Trump hengkang dari pembicaraan dengan para pemimpin kongres Demokrat pada hari Rabu tentang pendanaan untuk tembok perbatasan dengan Meksiko dan pembukaan kembali pemerintah yang ditutup sebagian sejak lebih dari dua pekan lalu. Ia mengatakan pertemuan di Gedung Putih itu adalah “buang-buang waktu”.

Sedangkan ekuitas Asia terlihat sedang mengambil nafas setelah reli panjang karena para pelaku pasar menunggu lebih banyak berita tentang pembicaraan perdagangan AS-China yang telah meningkatkan harapan terciptanya kesepakatan untuk mencegah perang dagang habis-habisan antara dua raksasa ekonomi.

Kementerian perdagangan China mengatakan pada hari Kamis bahwa pembicaraan perdagangan antara Washington dan Beijing mengalami kemajuan walaupun tidak memberikan rincian lebih jauh.

Edward Meir, analis INTL FCStone, mengatakan bahwa dengan penutupan pemerintah AS masih jauh dari kata “selesai” dan pembicaraan perdagangan AS-China yang baru saja usai, ia tidak yakin bahwa turbulensi di pasar ekuitas sudah berakhir.

Situasi itu membuat Meir mempertahankan pandangan bullish bahwa posisi long dalam perdagangan emas harus dipertahankan sambil menunggu apakah resistensi $ 1.300 bisa dipenetrasi dengan lebih meyakinkan.

Sumber berita: ForexSignal88, Nasdaq, Reuters

Sumber gambar: Investor Guide Pakistan

{loadposition socialshare}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *