Dollar AS Memang Keok Namun Bursa Saham Naik, Mana yang Anda Pilih?

Dolar memperpanjang kerugian pada Rabu (5/8/2020) setelah Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan pertumbuhan penggajian (payrolls) swasta AS melambat tajam pada Juli, menunjukkan hilangnya momentum di pasar tenaga kerja.

“Data ADP yang lemah pagi ini menunjukkan bahwa kita mungkin melihat kelemahan lebih lanjut ketika payrolls non-pertanian dirilis pada Jumat,” katanya. “Itu membebani prospek dolar relatif terhadap mata uang lainnya.”

Terhadap franc Swiss, dolar jatuh ke level terendah lebih dari lima tahun dan terakhir diperdagangkan turun 0,6 persen pada 0,9082 dolar. Aktivitas bisnis zona euro kembali ke pertumbuhan moderat pada Juli karena banyak pembatasan yang diberlakukan untuk menghentikan penyebaran Virus Corona dicabut, sementara perkiraan resmi menunjukkan volume penjualan ritel rebound pada Juni.

Investor juga mengamati negosiasi antara Gedung Putih dan Demokrat di kongres yang berusaha mencapai kesepakatan paket bantuan.

Para pejabat menunjukkan kemajuan pada Rabu (15/8/2020) setelah lebih dari seminggu pembicaraan, dengan beberapa mengatakan mereka menganggap Jumat sebagai tenggat waktu untuk mencapai kesepakatan atau membatalkan pembicaraan. Dolar Australia, yang cenderung naik ketika sentimen risiko membaik, terakhir menguat 0,47 persen menjadi 0,7194 dolar AS.

Note: untuk rilis berita dan analisa teknikal pendukung pergerakan market yang lebih lengkap yang ditunjukkan dalam bentuk grafik dan tabel berada pada VIP Member 0821 2231 8880