Dolar Selandia Baru Gagal Meredam Efek Powell

ForexSignal88.com l Jakarta, 01/03/2018 – Pergerakan turun dolar Selandia Baru terhadap dolar AS masih terlihat di awal sesi Maret setelah perkiraan optimistis dari ketua baru Federal Reserve terhadap ekonomi AS.

Ketua The Fed Jerome Powell memberi alasan kepada para investor untuk semakin optimis terhadap perkiraan tingkat suku bunga AS, mendorong imbal hasil pada Treasuries AS lebih tinggi dan memicu permintaan untuk greenback.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada hari Rabu pasangan mata uang NZD/USD bergerak turun dari $0,7244 ke $0,7206 kemudian berakhir di $0,7210 atau lebih rendah 0,33% dibandingkan penutupan di sesi sebelumnya. Pada Kamis pagi NZD/USD kembali bergerak turun dengan level terendah intraday sementara di $0,7187.

Data CNBC pada akhir sesi Rabu menunjukkan Indeks Dolar AS ditutup naik 0,34% di 90,67 setelah mencapai puncak lima minggu, menyusul imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun yang lebih tinggi setelah Powell mengatakan kepada Komite Layanan Keuangan House (DPR AS) bahwa pandangan pribadinya adalah ekonomi AS telah menguat sejak Desember dan inflasi bergerak menuju target bank sentral tersebut.

Komentar Powell tersebut ditafsirkan oleh sebagian investor sebagai pembuka pintu kenaikan suku bunga yang lebih agresif, meskipun Powell mempertahankan prospek kenaikannya akan terjadi secara bertahap.

Phil Borkin, ekonom senior ANZ Bank New Zealand, menjelaskan bahwa pandangan itu bukanlah sebuah pergeseran besar tapi cukup untuk mengisyaratkan bahwa ada beberapa stimulus fiskal besar yang akan datang, mereka (para pejabat AS) tidak khawatir dengan pasar ekuitas sehingga pasar memulai untuk berpikir tentang empat kenaikan suku bunga di tahun ini, lebih banyak dari tiga kenaikan yang diperkirakan sebelumnya.

Sementara itu data lokal hari ini menunjukkan migrasi bersih tahunan terus melambat di bulan Januari, dengan jumlah visa pelajar dan penduduk yang lebih sedikit, sementara ANZ Business Outlook menunjukkan bahwa bisnis masih pesimis terhadap prospek ekonomi.

Mata uang lokal Selandia Baru diperdagangkan di 92,72 sen Australia dari 92,78 sen kemarin. Mata uang tersebut turun menjadi 51,97 pence Inggris dari 52,12 pence kemarin dan sedikit berubah pada 59,08 sen euro dari 59,04 sen. Kiwi turun menjadi 77,45 yen dari 77,84 yen kemarin dan turun menjadi 4,5710 yuan China dari 4,5889 yuan.

Sumber berita: ForexSignal88, BusinessDesk

Sumber gambar: The Business Times

{loadposition socialshare}

Leave a Reply

Your email address will not be published.