FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE

Dolar AS Akhirnya Menyerah. Perhatikan Prediksi Forex Untuk Pekan Depan

 XAUUSD

WEEKLY OUTLOOK : POSITIF

O : 1282,45   H : 1300,10   L : 1276,60    C : 1299,40

PERGERAKAN SEPEKAN 21/01 – 25/01 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : $23,5 atau 235 PIP

Secara Fundamental, Harga emas berada di atas level USD 1.300 per ounce dan sentuh level tertinggi sejak Juni 2018. Penguatan Harga emas didorong dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah dan investor fokus terhadap ketegangan geopolitik dan kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global.

Harga emas menguat merefleksikan ketidakpastian politik di AS, zona Euro, Venezuela dan Amerika Selatan. Ditambah negosiasi perdagangan China-AS. Hal itu seperti disampaikan dalam laporan Direktur Pelaksana RBC Wealth Management, George Gero.

Harga emas untuk pengiriman Februari di Comex naik USD 18,30 atau 1,4 persen ke posisi USD 1.304,20 per ounce. Harga emas sempat ditransaksikan di posisi USD 1.305,80. Harga emas untuk kontrak April masuk ke level tertinggi sejak Juni. Pada pekan ini, harga emas selama sepekan mendaki 1,2 persen.

“Dolar AS melemah jelang pertemuan FOMC pekan depan. Diharapkan the Federal Reserve akan tunda menaikkan suku bunga melihat harapan pertumbuhan,” tutur Fawad Razaqzada, Analis Forex.com seperti dikutip dari halaman Marketwatch, Sabtu (26/1/2019).

Indeks dolar AS melemah 0,8 persen terhadap enam mata uang utama lainnya. Selama sepekan, dolar AS sudah susut 0,5 persen. Dollar AS melemah dapat mendukung harga komoditas bagi pelaku pasar yang memegang mata uang lainnya.

“Selain itu, yuan telah meningkat di tengah harapan atas resolusi dalam sengketa perdagangan AS-China. Dengan renminbi yang lebih kuat, konsumen Tiongkok dapat membeli lebih banyak emas dari pada sebelumnya,” ujar Razaqzada.

Sementara itu, Dana Moneter Internasional memangkas pertumbuhan global 2019 pada awal pekan ini. Selain itu, Analis FXTM Lukman Otunuga menuturkan, kalau ekonomi China yang melambat juga menopang harga emas lantaran dianggap sebagai safe haven.

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai rebound intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1274,45, kemungkinan harga akan kembali ke level 1265,55 – 1257,65 – 1248,75. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1300,85, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1308,10 – 1316,15 – 1324,45.

FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE

Sumber: ForexSignal88.ComForexFactory.ComCFTC, Investing.ComBloomberg.ComKitco.ComOilnGold.Com

DailyFx.ComReuters.ComCNN.ComMarketWatch.ComAssociated Press Sumber Gambar: Dailymail.co.uk

Tags: #forexsignal88 #signalforex #sinyalforex #forexsignal #analisaforex #analisagold #belajarforex #seputarforex #sekilasforex #eurusd #gbpusd #audusd #xauusd #signalforexharian #signalforexakurat #analisaforex #analisatradingforex #analisaforexharian #analisagold #beritaforexindonesia #beritaforexharian #beritaterkiniforex #analisajituforex #toptrendingforex #signalforexgratis #signalforexindonesia #tipsforex #trikforex #strategiforex #teknikforex #analisateknikal

{loadposition socialshare}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *