Data Ritel China Besok Diperkirakan Stabil, Industri Turun

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/06/2017 – Meskipun dampaknya tidak terasa secara luas pada pasangan mata uang utama di perdagangan forex, sebagai pelaku pasar memperhatikan ekonomi China merupakan hal yang patut dilakukan karena bagaimanapun langsung atau tidak langsung, cepat atau lambat, apa yang terjadi pada ekonomi terbesar kedua dunia ini akan berdampak pada ekonomi dan perdagangan valuta asing global.

Besok ada beberapa data ekonomi dari China yang diperkirakan akan memberi sinyal stabilnya konsumsi (data penjualan eceran/ritel) sementara momentum di sektor industri (data produksi industri) diperkirakan sedikit melunak.

Pertumbuhan penjualan ritel diperkirakan tidak berubah pada bulan lalu sementara pertumbuhan keluaran (output) pabrik dan investasi turun tipis untuk bulan kedua, demikian menurut para ekonom yang disurvei Bloomberg. Jika prediksi mereka tepat maka akan memperkuat ekspektasi bahwa pertumbuhan ekonomi China akan melambat dalam beberapa bulan mendatang dari ekspansi kuartal pertama di 6,9%. Penjualan ritel China diperkirakan naik 10,7 persen dari tahun sebelumnya untuk bulan kedua di bulan Mei.

Output pabrik diprediksi naik 6,4 persen pada basis tahunan, dibandingkan dengan 6,5 persen di bulan April.

Pertumbuhan investasi aset tetap (fixed asset investment) di daerah perkotaan turun tipis menjadi 8,8 persen dalam lima bulan pertama tahun ini, dari 8,9 persen dalam empat bulan pertama.

Sebagian ekonom melihat pertumbuhan untuk setahun penuh melebihi target 6,5 persen yang ditetapkan pemerintah China karena perdagangan dan ekonomi global meningkat, namun beberapa indikator pengukur menunjukkan goyahnya aktivitas ekonomi.

Survei dari pihak swasta mengkonfirmasi goyahnya aktivitas tersebut. Indeks Keyakinan Usaha Kecil dan Menengah dari Standard Chartered Plc turun menjadi 56,9 di bulan Mei dari 58 di bulan April, dan indeks manajer penjualan dari perusahaan riset London Economics yang berbasis di London turun ke level terendah dalam enam bulan.

Aktivitas pabrikan pun melambat. Meskipun indeks manufaktur resmi berada di 51,2 untuk bulan kedua berturut-turut di bulan Mei, indeks manufaktur berdasarkan citra satelit tergelincir di bawah 50 bulan ini, menandakan kontraksi untuk pertama kalinya sejak Agustus. Sebuah indeks pengukur aktivitas pabrik dari pihak swasta juga turun di bawah 50 pada bulan Mei, menambah bukti bahwa awal yang kuat untuk tahun ini telah melemah.

Sementara itu gambaran konsumsi tetap terlihat bagus. Ada lebih banyak wisatawan yang menginap di hotel-hotel mewah dan menghabiskan lebih banyak uang di restoran pada bulan Mei, menurut data dari China UnionPay Co., operator jaringan kartu bank terbesar di negara ini.

Menurut JD Finance, unit dari JD.com Inc., perusahaan e-commerce terbesar kedua di China, pengeluaran atau belanja terlihat naik di beberapa kategori pada bulan lalu, termasuk pada peralatan rumah tangga,.

China Association of Automobile Manufacturers juga melaporkan penjualan kendaraan turun 0,1 persen dari tahun sebelumnya bulan lalu, dibandingkan dengan penurunan 2,2 persen bulan sebelumnya.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg

Sumber gambar: globalrealestateexperts.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *