Dolar AS, USD

Data Ekonomi yang Lemah Kembali Menekan Indeks US Dollar ke Bawah

Forexsignal88.Com – Kurs dolar AS melemah lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) dalam perdagangan bergelombang, karena data ekonomi AS yang umumnya solid dan perbaikan angka-angka Eropa mengurangi daya tariknya sebagai safe haven, meskipun prospek mata uang tetap positif mengingat risiko baru yang ditimbulkan virus corona.

 Greenback memulai kuartal ketiga dengan penurunan terhadap mata uang yang berkinerja baik di saat selera risiko meningkat seperti dolar Australia, Selandia Baru dan Kanada. Dolar juga jatuh terhadap euro dan sterling. 

Para analis mengatakan dolar masih bisa naik, karena kebangkitan kasus COVID-19 dan potensi penguncian baru di negara-negara bagian AS dianggap sebagai hot spots.

“Dalam ekonomi jasa-jasa seperti AS, mereka yang menghasilkan jumlah pekerjaan tertinggi adalah dalam bisnis kontak tinggi seperti restoran, bioskop, dan taman-taman pameran, yang saya pikir akan berhenti total,” kata Boris Schlossberg, direktur pelaksana di BK Asset Management di New York.¬†