Cara Menggunakan Support dan Resistance

ForexSignal88.com l Jakarta, 01/09/2017 – Mempelajari analisa teknikal, Anda pasti akan sering sekali bertemu istilah support dan resistance. Di artikel sebelumnya sudah dibahas pengenalan support dan resistance dan cara mendapatkan atau mengidentifikasinya. Lalu, bagaimana cara menggunakan support dan resistance untuk trading?

Tentu saja, jenis grafik yang Anda gunakan juga akan mempengaruhi bagaimana cara identifikasi dan penggunaan garis support dan resistance:

1.    Pada grafik garis, yang hanya me-plot harga close, garis support ditarik di bagian bawah penurunan harga close dan garis resistance ditarik di ujung puncak.

2.    Pada grafik bar OHLC lebih baik untuk menarik garis support dan resistance sehingga lonjakannya dapat diabaikan. Ini berarti menarik garis support pada harga open atau close, tergantung mana yang lebih rendah, dan garis resistance pada harga open atau close, tergantung mana yang lebih tinggi.

3.    Pada grafik candlestick , hampir serupa dengan grafik bar OHLC, di mana Anda harus mengabaikan shadow atau bayangan dan menarik garis support di bagian bawah real-body candle yang membentuk level low, dan garis resistance di bagian atas real-body candle yang membentuk puncak.

4.    Garis support dan resistance pada grafik Point dan Figure adalah yang paling mudah untuk digambar karena garis support berada tepat di puncak dan garis resistance-nya berada tepat di bagian bawah penurunan.

Ada alasan yang sangat bagus mengapa garis support dan resistance harus ditarik pada harga open dan close daripada pada tinggi atau rendahnya sebuah bar atau candlestick. Harga penutupan (closing price) mewakili konsensus untuk bar tersebut sedangkan lonjakan harga high atau harga low menunjukkan kegagalan untuk mendorong harga untuk lebih tinggi atau lebih rendah. Usaha yang gagal ini tidak menarik minat banyak dari trader lain untuk dapat menggerakkan harga dan karena itu bukan merupakan penanda yang signifikan dari apa yang diyakini para trader sebagai harga wajar pada saat itu. Dan para trader ingin garis support dan resistance yang digambar terdapat pada level yang signifikan.

Ketika harga bergerak kembali ke garis support atau resistance, dikatakan akan menguji support atau resistance. Jika garis support atau resistance bertahan, dan tidak dilanggar atau ditembus, pengujian tersebut dikatakan telah gagal. Semakin sering garis support dan resistance itu diuji dan gagal maka garis support atau resistance, itu semakin signifikan. Bila garis support atau resistance signifikan, mereka memberikan sinyal masuk saat garis itu diuji dan gagal. Dan juga ketika sebuah pengujian itu berhasil melanggar atau menembus garis support atau resistance.

Garis support dan resistance yang kurang signifikan tidak memberikan sinyal entry dan exit yang baik namun lebih bermanfaat untuk mengidentifikasi pola grafik dan untuk digunakan bersamaan dengan indikator teknikal.

Sumber Gambar: traderplanet.com

{loadposition socialshare}

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *