Berburu Stop Loss

ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2017 – Kebanyakan pelaku pasar (trader dan investor) mengerti bahwa Stop Loss (stops) sangatlah penting untuk bertahan di forex dalam jangka panjang. Strategi “menunggu exit saat profit” sama sekali tidak berlaku bagi kebanyakan trader forex. Trading tanpa menggunakan stops di pasar forex bisa menyebabkan trader akan menghadapi likuidasi paksa dalam bentuk margin call. Memang ada investor atau trader jangka panjang yang mungkin melakukan perdagangan secara tunai, mereka tidak menggunakan stops. Namun nyatanya, sebagian besar pelaku pasar forex diyakini sebagai spekulan yang menggunakan leverage tinggi.

Penggunaan leverage yang tinggi dan penggunaan stops yang sering digunakan kebanyakan trader, ini menjadikan peluang bagi broker forex untuk berburu stops dan ini sudah menjadi praktik yang sangat umum. Meskipun mungkin ini terdengar memiliki konotasi negatif bagi trader, tapi berburu stops adalah bentuk trading yang sah-sah saja. Biasa dilakukan oleh broker forex.

Karena mindset manusia secara alami mencari keteraturan, sebagian besar stops akan berkumpul di sekitar angka bulat yang diakhiri dengan “00.” Misalnya, jika pasangan EUR / USD diperdagangkan di 1,2470, sebagian besar stops akan berada dalam satu atau dua point dari harga 1.2500 daripada menempatkan stops di 1.2517. Ini bisa menjadi pengetahuan yang berharga, karena ini jelas menunjukkan bahwa kebanyakan trader ritel harus menempatkan stops mereka di level yang kurang dimintai dan tidak biasa.

Tentu bagi trader ritel, hal berburu stops yang dilakukan broker harus dihindari atau diakali. Bukan menghindari broker lho, karena pada umumnya perilaku broker ya seperti itu. Juga dengan adanya momok berburu stops, trader ritel tidak menggunakan stops. Selain nilai “00”, ada juga yang menggunakan nilai “55”, “20”, dan “80” sebagai level untuk berburu stops. Maka level-level ini harus dihindari sebagai level stops Anda.

Ada juga yang memiliki ide bahwa level-level ini sebagai level entry saja. Sehingga jika level ini terpicu, maka harga akan bergerak lebih cepat ke arah yang diinginkan. Dan menempatkan level stops di level yang tidak biasanya.

Sumber Gambar: pinterest.com

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *