Belajar Forex: Pentingkah Trader Memahami Fundamental Ekonomi?

“Data CPI Amerika Serikat di bulan Agustus dirilis tidak sesuai dengan yang diharapkan dan di bawah angka pada bulan sebelumnya.” 

Bagaimana jika kita hanya memiliki satu data seperti di atas, lalu apa yang bisa kita lakukan? Kita bisa membuka kembali ingatan terkait informasi sebelumnya, seperti pertemuan FOMC beberapa waktu lalu. 

“Pada pertemuan FOMC di bulan Juni, The Fed mengatakan bahwa mereka berharap inflasi terus bergerak naik diiringi dengan tumbuhnya upah pekerja, sehingga dapat menaikan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.” 

Nah, data CPI tadi ditambah dengan informasi pernyataan FOMC tentu bisa menjadi petunjuk kemana pergerakan dolar AS selanjutnya. Ketika Fed berharap inflasi terus tumbuh, namun di sisi lain inflasi konsumen malah tumbuh lambat ini tentu akan menghambat rencana-rencana Fed dalam menaikan suku bunga. 

Kedua informasi di atas bisa menjadi sebuah petunjuk penting. Pasar berharap The Fed akan segera menaikan suku bunga pada bulan depan, namun dikarenakan inflasi tidak sesuai dengan yang diharapkan maka rencana kenaikan suku bunga kemungkinan besar akan ditunda. 

Inilah yang menyebabkan nilai tukar dolar AS melemah karena sentimen pasar yang pesimis bahwa kemungkinan besar kenaikan suku bunga akan ditunda. 

Sumber: Forexsignal88.Com, Wikipedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *