Belajar Forex: Mengapa Trader WAJIB Memperhatikan Kebijakan Moneter dari Bank Sentral?

Untuk mengontrol tingkat inflasi maka bank sentral biasa menggunakan satu atau dua jenis kebijakan moneter, yaitu:

1. Akomodatif atau restriktif Akomodatif / longgar/ kebijakan moneter yang ekspansif 

Jika pertumbuhan PDB rendah, maka bank sentral meningkatkan pasokan uang di dalam negara. Selebihnya bank sentral akan menurunkan tingkat suku bunga supaya pertumbuhan ekonomi menjadi cepat dan inflasi menurun. 

Bisnis investasi dan daya beli masyarakat naik karena bunga kredit yang kecil. Hasilnya dengan implementasi kebijakan moneter ini, maka bank sentral mencipakan kondisi yang baik untuk pertumbuhan ekonomi namun juga berdampak pada nilai tukar mata uang domestik. 

Karena suku bunga yang rendah, maka investor asing tidak memegang kuat finansial dan aset kapital di dalam negara, sementara investor dalam negeri berusaha mencari bunga yang besar dari luar negeri. Penurunan dalam investasi akan membuat penurunan dalam permintaan mata uang domestik. Hasilnya mata uang domestik akan terdepresiasi terhadap mata uang asing. 

Kesimpulan dari kebijakan moneter akomodatif yaitu jika bank sentral mengimplementasikan kebijakan moneter ini maka menjadikan pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang lebih cepat namun juga merusak nilai tukar dari mata uang domestik. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *