Astaga! Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Negeri Tirai Bambu TERENDAH Sejak 29 Tahun

ForexSignal88.com l Jakarta, 16/10/2019 – Pertumbuhan ekonomi Tiongkok diperkirakan akan melambat ke level terendah dalam 29 tahun terakhir yakni sekitar 6,2% tahun ini. Hasil jajak pendapat Reuters menyebutkan, ekonomi China diperkirakan bakal lebih lambat lagi menjadi 5,9% pada tahun 2020.

Hasil survei ini mengindikasikan ada tantangan berat yang dihadapi ekonomi China bahkan saat negeri tersebut meningkatkan stimulus di tengah perang perdagangan China-Amerika Serikat (AS) yang menyakitkan.

Perkiraan median untuk pertumbuhan ekonomi 2019 berada di dekat ujung bawah kisaran target Pemerintah China sekitar 6%-6,5%, dan akan menjadi ekspansi terlemah sejak tahun 1990 silam. Poling 83 analis itu juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi China di kuartal III 2019 hanya sebesar 6,1%, tidak berubah dari survei terakhir yang dilakukan pada bulan Juli 2019.

Di kuartal II 2019 lalu, ekonomi China tumbuh 6,2%. Secara keseluruhan, proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini itu akan menandai perlambatan lebih lanjut dari pertumbuhan ekonomi sebesar 6,6% pada 2018 dan 6,8% pada 2017. China akan merilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal III 2019 pada 18 Oktober mendatang.

Hasil survei Reuters tersebut juga memprediksikan ekonomi China kemungkinan akan lebih pelan lagi pada tahun depan yakni 5,9%, di bawah perkiraan 6,0% dalam survei sebelumnya. Agaknya China perlu menggelontorkan stimulus lebih banyak untuk menangkal perlambatan yang lebih tajam dan mencegah lebih banyak kehilangan pekerjaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *