AS: Rilis Data GDP Memang Masih Bertumbuh, Namun Masih ‘JAUH di BAWAH’ Target Janji Kampanye Trump

ForexSignal88.com l Jakarta, 31/10/2019 – Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa GDP AS (Advance) tumbuh 1.9 persen di kuartal ketiga 2019. Perolehan tersebut rupanya tak seburuk perkiraan penurunan ke level 1.6 persen, tetapi lebih rendah daripada 2.0 persen di kuartal kedua.

Adapun faktor yang menahan pertumbuhan ekonomi AS dari penurunan drastis, menurut Departemen Perdagangan, adalah aktivitas belanja konsumen dan belanja pemerintah. Personal Consumption Expenditures (PCE) AS tumbuh 2.9 persen dalam basis tahunan, sedangkan belanja pemerintah AS tumbuh 2 persen.

Secara keseluruhan, pertumbuhan AS tahun ini diragukan akan bisa bertahan terus di atas 3 persen seperti yang dijanjikan oleh Presiden Donald Trump. GDP tahunan menunjukkan penurunan konsisten dan signifikan di bawah target.

Padahal, masa jabatan Trump sebagai presiden akan berakhir tahun depan dan ia harus kembali berkampanye untuk pemilu dalam waktu dekat. Sedangkan data ADP Non Farm Payroll, data yang mencatat penambahan lapangan kerja di sektor swasta AS naik ke 125,000, persis dengan ekspektasi.

Namun, data ADP Non-Farm Employment Change untuk bulan lalu justru direvisi turun menjadi 93,000 dari 135,000.  

“Bagi para pengusaha manufaktur, tantangan terbesarnya masih soal menemukan tenaga kerja yang berkemampuan, serta pengaruh dari ketidakpastian perdagangan. Hal ini mempersulit mereka untuk merekrut tenaga kerja dan mengekspansi operasi bisnisnya,” kata Chad Moutray, Kepala Ekonom di National Association of Manufacturers.

{loadposition socialshare}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *