Apa Itu Indikator Repaint?

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/08/2017 – Anda pasti sudah pernah mendengar indikator repaint. Ya, repaint artinya gambar ulang. Indikator yang disebut repaint adalah bentuknya selalu berubah setiap perubahan candle periode tertentu. Banyak indikator bersifat prediktif dan kemampuannya untuk membimbing para trader dalam membuat keputusan trading yang benar. Banyaknya ratusan indikator yang tersedia, dari yang paling populer sampai yang dirancang dan disesuaikan oleh trader ritel bergantung pada sejumlah data yang bervariasi.

Anda juga harus mengetahui, dalam menghasilkan indikator ini apakah menggunakan harga open atau close atau harga yang sedang berjalan saat ini. Gunanya untuk memberi informasi terbaru kepada trader. Perbedaan penggunaan harga inilah menyebabkan indikator dapat dianggap repaint dan tidak repaint.

Repainting terjadi saat indikator bergantung pada harga yang sedang berjalan saat ini agar bisa selalu terbaharui secara akurat. Karena itu, setiap kali harga candle masih terbuka / bergerak, indikator berpotensi bergerak lebih tinggi atau lebih rendah sampai ada konfirmasi closing. Indikator yang tidak repaint, biasanya didasarkan pada data yang diberikan melalui harga open candle yang sedang berjalan saat ini. Indikator tidak akan berubah sampai harga open candle berikutnya.

Banyak trader forex beranggapan bahwa indikator repaint bisa sangat menyesatkan, tidak akurat dengan kondisi saat ini. Namun tetap akan terlihat bagus saat melihat ke grafik sebelumnya. Anda harus kenali dulu indikator tersebut termasuk repaint atau tidak repaint. Kalau perlu Anda harus melihat rumus pembentukan indikator tersebut.

Sebagai contoh yang sering disebut indikator repaint adalah MA atau Moving Average. Ya, pembentukan indikator MA adalah dengan menghitung rata-rata harga yang digunakan dari periode tertentu. MA(20) adalah rata-rata pergerakan harga dari 20 candle terakhir. Termasuk candle saat ini yang sedang bergerak. Jadi yang dimaksud MA termasuk repaint adalah jika Anda menggunakan harga close untuk penghitungan rata-ratanya sehingga di candle terakhir MA akan terus bergerak menghitung jika harga close di candle tersebut masih bergerak.

Nah berbeda lagi jika Anda menggunakan strategi MA Crossing, apakah ini termasuk dengan strategi yang repaint?

Sumber Gambar: ebpainting.ca

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *