1 EURUSDDaily

Analisa Jitu Forex & Gold – 31 Januari 2019

ForexSignal88.com l Jakarta, 31/01/2019 – Seperti diperkirakan oleh mayoritas pengamat dan pelaku pasar, pada akhir rapat kebijakan 29-30 Januari atau Kamis dini hari tadi, Federal Reserve mengumumkan tidak mengubah tingkat suku bunga acuannya, tetap di kisaran 2,25 hingga 2,5 persen.

Dolar AS pun terdesak, berpotensi pula melanjutkan tren turunnya di hari ini walaupun akan terbatas, setelah bank sentral AS tersebut mengulangi pernyataan bernuansa dovish sebelumnya yakni akan “bersabar” pada rencana kenaikan suku bunga selanjutnya, yang dapat diterjemahkan bank ini akan terus memantau setiap data dan situasi terkait.

Lagi-lagi The Fed tidak tegas, menggunakan bahasa yang samar, mungkin memang sengaja dibuat begitu. The Fed juga memberikan sedikit kejutan tentang kesiapannya untuk lebih akomodatif pada komposisi neracanya.

Dengan demikian, The Fed masih mungkin untuk menaikkan suku bunganya meski mungkin hanya satu kali di tahun ini, tergantung data dan situasi yang berkembang di kemudian hari termasuk dampak dari ketegangan perdagangan AS-China yang belum usai.

Kedua ekonomi terbesar dunia tersebut sedang melakukan perundingan tingkat tinggi di AS yang dimulai kemarin. Pertemuan tersebut bertujuan mencari jalan keluar dari perang dagang mereka yang berlangsung selama berbulan-bulan di tengah perbedaan yang persepsi yang mendalam tentang praktik Tiongkok atas kekayaan intelektual dan transfer teknologi.

Selain isu tersebut, Brexit masih tetap menjadi elemen penting yang dapat memicu fluktuasi dan volatilitas mendadak terutama pada perdagangan pound sterling dan emas.

Inggris masih di situasi genting. Para diplomat terkait mengatakan kepada Bloomberg bahwa Uni Eropa (UE) bersiap untuk membawa isu Brexit ke arah bawah menjelang pertemuan puncak Inggris-UE. Kemungkinan besar UE tidak akan menyerah pada tuntutan Perdana Menteri Theresa May.

Meskipun PM May bersiap untuk kembali ke Brussels guna membuka kembali kesepakatan Brexit yang dia negosiasikan selama 18 bulan terakhir, UE menegaskan tidak berencana untuk memberikan konsesi sebelum dia kembali untuk pemungutan suara di Parlemen Inggris pada 14 Februari, demikian menurut para diplomat tersebut.

Para pejabat Eropa pun tetap berpegang teguh pada garis publik yang terkoordinasi dengan baik sehingga mereka tidak akan merundingkan ulang tentang kesepakatan Brexit, sebuah risiko besar yang dapat berujung pada Brexit yang kacau.

Analisa Teknikal Hari Ini Pada Halaman Selanjutnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *