1EURUSDDaily3118

Analisa Jitu Forex & Gold – 3 Januari 2018

ForexSignal88.com l Jakarta, 03/01/2018 – Pada perdagangan hari ini sepertinya dolar AS atau greenback kemungkinan besar masih berusaha untuk menghilangkan rasa pelemahannya yang telah berlangsung hampir 3 minggu perdagangannya dengan berharap banyak bahwa ada sisi beli kembali dengan membaiknya fundamental ekonomi AS serta dukungan dari paparan The Fed dalam rapat suku bunga pertengahan bulan lalu.

Seperti kita ketahui bahwa pasar di perdagangan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanan lagi dari mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup menguat di level 1,12058, GBP/USD ditutup menguat di level 1,3594, AUD/USD ditutup menguat di level 0,7829 dan USD/JPY ditutup melemah di level 112,29. Sekaligus membuat harga emas kontrak Februari di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $9,80 atau 0,75% di level $1319,10 per troy ounce.

Safe haven yen dan emas di kala Natal masih ada rasanya hingga perdagangan awal tahun di hari kemarin setelah kondisi politik Iran yang tidak kondusif disertai pula kekhawatiran jatuhnya sanksi baru ke Iran oleh AS. Sebelumnya pasar gerah dengan aksi AS tersebut dengan situasi PBB dan AS yang memberikan sanksi baru kepada Korea Utara di bulan lalu sehingga merupakan pemicu adanya rasa gusar yang memuncak dan bisa menimbulkan situasi yang tidak nyaman bagi investor dalam berinvestasi dan membuat mereka mengambil inisiatif untuk melanjutkan sisi pengamanan portofolionya yang kemungkinan besar masih bisa muncul hingga perdagangan akhir pekan ini sambil menantikan data tenaga kerja AS.

Situasi pelemahan dolar AS sendiri sudah menimpa sejak lolosnya UU pajak di bulan lalu karena paket reformasi fiskal ini menurut teori ekonomi memang tidak biasa dilakukan ketika kondisi kinerja ekonominya sedang bagus sehingga hal ini menimbulkan pro dan kontra, dimana pemotongan pajak ini membuat defisit anggaran AS membengkak $1,5 triliun sehingga akan membuat kinerja dolar AS tidak membaik.

Padahal keringanan pajak ini bisa mendorong laju pertumbuhan ekonomi AS dimana belanja investasi dan belanja konsumen dalam negeri bisa menguat. Maka bank sentral AS justru mengalami tekanan untuk terus meningkatkan suku bunganya. Diperkirakan bahwa reformasi pajak ini bisa membuat The Fed di 2018 menaikkan suku bunganya 4 kali. Mendengar kenaikan suku bunga justru akan mendorong investor memborong dolar AS. Namun sayangnya investor masih belum memandang hal ini sehingga dolar AS susah untuk bangkit.

Di sisi lain, beberapa bank sentral utama dunia seperti ECB, BoJ dan BoE juga mempunyai proyeksi ekonomi dari pasar bahwa akan mengetatkan kebijakan moneternya. Hal ini terkait dengan membaiknya pula kinerja ekonomi mereka dan demi menghindarkan diri dari panasnya ekonomi, maka bank sentral harus menaikkan suku bunganya juga.

Inilah yang membuat dolar AS sendiri merasa kesulitan untuk melawan mata uang utama dunia lainnya serta emas karena pihak di luar AS sedang membaik ekonominya, disertai pula kebijakan politik Trump yang banyak tidak populer di mata investornya, seperti contohnya konflik dengan Korea Utara dan pengukuhan Yerusalem sebagai ibukota Israel yang telah ditolak PBB serta demonstrasi di Iran.

Harapan penguatan dolar AS ada pada Fed minutes dini hari nanti, apakah ada keyakinan kenaikan suku bunga atau kuatir terhadap reformasi pajak. Bila ada keyakinan kuat pada suku bunga The Fed yang akan naik maka dolar AS masih bisa positif, namun bila lebih condong dengan masalah pajak maka kesempatan penguatan mata uang AS masih tertutup.

Analisa Teknikal Harian – 3 Januari 2018

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EUR/USD

Di sesi awal tahun EUR/USD melonjak ke 1.2081 dan berakhir positif di 1.2053. Sentimen bullish yang kuat masih berpotensi berlanjut dengan dukungan dari suport kuat pada grafik 4-jam yang pada Rabu pagi ini berada di 1.2017, dekat dengan support intraday lainnya di 1.2022.

Level tertinggi kemarin sementara waktu berperan sebagai resistance pertama, jika ditembus maka EUR/USD berpeluang menanjak ke target berikutnya di 1.2092 dan 1.2122.

1EURUSDDaily3118

USD/JPY

Kemarin USD/JPY berakhir negatif di 112.27 dan sempat berada di 112.04, dekat dengan support kuat 111,92.

Sejauh ini potensi turun masih terlihat dari posisi USD/JPY terhadap resistance kuat pada grafik 4-jam yang berada di 112.45. Jika area tersebut tidak dapat diatasi hari ini, USD/JPY akan menguji support kuat tersebut dan apabila dapat menembusnya maka USD/JPY dapat turun lebih jauh menuju target berikutnya di 111.67.

2USDJPYDaily3118

GBP/USD

GBP/USD telah menyentuh resistance round number 1.3600 di sesi perdagangan awal tahun. Resistance tersebut juga sebuah zona koreksi ekstrem yang biasanya tidak mudah untuk ditembus.

Namun demikian dengan kuatnya sentimen negatif terhadap greenback yang masih terlihat hingga saat ini, GBP/USD tetap berpeluang untuk melanjutkan pergerakan ke arah utara hingga munculnya indikasi koreksi yang kuat.

Hingga Rabu pagi posisi GBP/USD tetap berada di atas support-support 1.3580 dan 1.3532. Jika 1.3600 ditembus maka GBP/USD dapat menanjak ke 1.2619 dan 1.3658.

3GBPUSDDaily3118

AUD/USD

Pada akhir sesi Selasa AUD/USD berakhir negatif di 0.7828 setelah menanjak ke 0.7843, sebuah indikasi koreksi meskipun masih lemah.

Level terendah sesi kemarin di 0.7814 menjadi support pertama yang dapat memicu aksi jual lanjutan dengan target berikutnya di 0.7777/60.

Namun untuk sementara waktu dominasi para bulls tidak dapat diabaikan. Lonjakan harga di atas 0.7843 dapat mematahkan indikasi koreksi yang mulai tampak pada grafik harian, target bullish berikutnya adalah 0.7884.

4AUDUSDDaily3118

XAU/USD

Tren bullish harga emas (XAU/USD) belum terbendung. Mengawali tahun ini harga emas kembali menanjak hingga mencapai 1318.70. Bahkan di Rabu pagi ini harga emas langsung melintasinya dengan level tertinggi intraday sementara di 1321.30, level tertinggi sejak 15 September.

Posisi harga emas tetap berada di atas support kuat pada grafik 4-jam yang pada Rabu pagi ini berada di 1308.25. Selama tidak terjadi penutupan harga yang jauh di bawahnya, harga emas tetap berpotensi naik.

Resistance di atas level tertinggi pagi ini adalah 1328.65 yang merupakan area kuat. Namun sejak pekan terakhir tahun 2017, tren bullish harga emas dapat dengan mudah menembus beberapa resistance kuat karena sepinya perdagangan.

Jadi kini di awal tahun di mana para pedagang sudah seluruhnya kembali aktif, penting untuk mencermati aksi harga terhadap support dan resistance tersebut karena meskipun tren bullish masih kuat, koreksi dapat terjadi jika harga emas berbalik menembus support-support tertentu yang salah satunya tersebut di atas.

5XAUUSDDaily3118

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: King World News

{loadposition socialshare}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *