159 1 eur

Analisa Jitu Forex & Gold – 22 Juni 2017

ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2017 – Pada perdagangan hari ini nampaknya dolar AS masih ragu untuk menekan mata uang utama dunia dan sekaligus melanjutkan sisi positif pergerakan emas dengan pemicu apakah klaim pengangguran AS makin membaik atau tidak.

Pada perdagangan sebelumnya, pergerakan mata uang utama dunia sangat fluktuatif dan dolar AS secara umum mengalami pelemahannya meskipun data perumahan AS membaik. EURUSD ditutup menguat di level 1,1167, GBPUSD ditutup menguat di level 1,2670, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7553 dan USDJPY ditutup melemah di level 111,35.

Beberapa hari lalu, para pejabat the Fed selalu menyatakan bahwa kondisi suku bunga rendah sangat membahayakan bagi masa depan perekonomian AS. Pejabat-pejabat the Fed tersebut mengungkapkan situasi ini karena beberapa sektor ekonomi AS sudah menunjukkan akselerasi yang mengencang, sehingga lambat laun inflasi yang mereda akan kembali memuncak karena daya beli konsumen akan meninggi di beberapa bulan kedepan.

Pernyataan pejabat sebelumnya semalam mulai ada penyemangat bagi dolar AS untuk sedikit dilemahkan dimana kepala cabang the Fed wilayah Philadelphia, Patrick Harker menyatakan bahwa sebaiknya the Fed mengambil jeda sejenak dalam usaha menaikkan suku bunganya dan sebaiknya the Fed berfokus kepada pengurangan defisit neraca besar AS sebesar $4,5 trilyun.

Meski data perumahan AS naik 1,1%, nampaknya koreksi terhadap dolar AS masih bisa berlanjut hari ini dimana investor akan melihat apakah tenaga kerja AS masih ketat atau tidak dengan cara melihat data klaim pengangguran AS nanti malam.

Bila klaim lanjut berkurang seperti minggu sebelumnya, maka dapat dipastikan dolar AS akan menekan mata uang utama dunia lainnya.

Dolar Australia nampaknya akan mengalami tekanan kembali hari ini karena harga minyak yang terus terkoreksi. Dalam 2 hari ini harga minyak rata-rata sudah turun hampir 2% di setiap harinya karena minyak sedang kelebihan stok.

Euro sendiri masih fokus adanya ancaman keamanan wilayahnya setelah beberapa anggota Uni Eropa mengalami serangan bom dan penembakan. Fokus terhadap hutang Yunani kemungkinan besar masih dapat menghambat sisi positif euro.

Pound sterling sedang nyaman untuk menguat setelah parlemen Inggris diresmikan Ratu kemarin sore. Namun hilangnya suara mayoritas Partai Konservatif di parlemen Inggris tersebut cukup mengkhawatirkan bagi kelanggengan masa depan pemerintahan PM May.

Yen sebaiknya dalam kondisi yang melemah setelah BoJ minutes dan data ekonomi Jepang menyarankannya, karena hal ini sangat disukai pebisnis Jepang dan PM Shinzo Abe, karena dengan yen melemah maka daya beli konsumen Jepang akan meningkat sehingga target inflasi Abenomics segera tercapai.

Penguatan emas di awal perjalanan perdagangan semalam berhasil dipertahankan hingga penutupan tadi pagi, dimana harga emas kontrak Agustus di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $4,00 atau 0,32% di level $1247,50 per troy ounce. Untuk harga perak kontrak Juli di Comex ditutup melemah $0,00 atau 0,01% di level $16,42 per troy ounce.

Dalam rapat terakhirnya, The Fed memastikan pasar global bahwa suku bunganya akan naik sekali lagi di tahun ini dan 3 kali di 2018, disertai upaya bahwa defisit neraca besar AS juga akan dikurangi. Sebuah hal yang kontradiksi dimana kenaikan suku bunga biasanya membawa dampak defisit pendapatan dan menambah beban pengeluaran.

Penguatan emas sedikit banyak didukung oleh pernyataan Harker bahwa the Fed harus menahan diri dalam meningkatkan suku bunganya. Menurut Harker lebih baik the Fed berfokus pada pengurangan defisit neraca, dan berharap reformasi pajak fiskal AS segera terbentuk.

Bila sisi fiskal terbentuk yaitu perbaikan infrastruktur dan reformasi pajak terselesaikan undang-undangnya, maka kerja the Fed dalam mengurangi defisit $4,5 trilyun tersebut makin mudah dan pada akhirnya kenaikan suku bunga the Fed akan mudah untuk dilakukan.

 

Analisa Teknikal Harian – 22 Juni 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

EURUSD

EURUSD berbalik menguat meskipun ada data ekonomi AS yang melonjak di sesi kemarin. Pair ini bergerak naik dari 1,1127 ke 1,1169 hingga berakhir di 1,1169, membalas sebagian kerugian yang terjadi selama lima sesi harian sebelumnya.

Zona support kuat pada grafik 4-jam berupa simple moving average yang saat analisa ini ditulis sudah bergeser naik ke 1,1138 terbukti mampu menghadang tekanan jual. Peluang naik untuk hari ini bertambah besar meskipun perdagangan pair ini masih dikuasai para penjual.

Dengan dukungan support intraday yang berada di 1,1150, EURUSD berpotensi untuk menjajal zona resistance (ada 2 resistance) di 1,1187. Jika berhasil menembusnya, EURUSD dapat bergerak lebih tinggi dengan target berikutnya di 1,1207. Namun jika gagal, tekanan jual akan berusaha menembus zona support intraday tersebut dengan target berikutnya di level terendah sesi Selasa di 1,1119.

159 1 eur

USDJPY

USDJPY sempat bergerak turun ke 111,07 namun saat penutupan pair ini berakhir di 111,37 dan membentuk long legged doji, pertanda para pelaku pasar masih dalam kebingungan karena di sisi bawah zona support kuat 111,08 tetap bertahan namun di atas USDJPY juga tidak mampu melintasi reaction high 111,79 yang diukir pada hari Selasa.

Jadi hari inipun USJDPY masih berpeluang untuk meneruskan pergerakan sideways di kisaran 111,07 hingga 111,79 dan tetap dibayangi aksi beli.

159 2 jpy

GBPUSD

Pada sesi Rabu tekanan jual sempat membawa GBPUSD ke posisi yang lebih rendah dibandingkan di sesi Selasa. Level terendah kemarin di 1,2589 dan level tertingginya di 1,2710 lalu pair ini ditutup positif di 1,2672.

Dengan perkembangan yang terjadi kemarin, hari ini GBPUSD memiliki peluang lebih besar untuk bergerak ke utara selama tidak terjadi penutupan yang cukup jauh di bawah zona support intraday di 1,2660. Sebuah zona support lainnya di 1,2630 juga harus tetap dicermati karena sejauh ini, dari pergerakan kemarin, zona tersebut mampu menopang laju rebound GBPUSD.    

Namun tetap harus diwaspadai dominasi para penjual pada kerangka waktu yang lebih besar. Pada grafik 4-jam terpantau posisi GBPUSD masih berada di bawah trend line menurun yang saat analisa ini ditulis berada di 1,2765.

159 3 gbp

AUDUSD

AUDUSD tak kuasa membendung derasnya tekanan jual seiring penurunan cepat harga minyak mentah di sesi Rabu. Pair ini anjlok dari 0,7584 ke 0,7541 dan ditutup negatif di 0,7551.

Seperti terlihat pada grafik harian atau 4-jam, penutupan tersebut terjadi di bawah level 23,6% Fibonacci retracement di 0,7562 dan saat analisa ini ditulis AUDUSD berada di bawah zona resistance 0,7570.

Kesimpulannya hari ini AUDUSD masih akan dibayangi aksi jual yang tampak mengincar support berikutnya di 0,7518.

159 4 aud

XAUUSD

Pada hari Rabu harga emas rebound, naik dari 1240,65 ke 1247,65 dan ditutup positif di 1246,30. Meskipun perdagangan masih dikuasai para penjual, setidaknya para pembeli mampu membawa XAUUSD kembali berada di atas zona support kuat di 1245,30 yaitu level 61,8% Fibonacci retracement seperti terlihat pada grafik harian.

Potensi naik hari ini akan membesar saat XAUUSD mampu untuk terus stabil mendaki di atas zona 1248,00. Target berikutnya adalah zona resistance 1257,00. Ada dua resistance kuat di area tersebut yang potensial untuk menghadang langkah para pembeli.

159 5 xau

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: Prime Values

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *