1eur

Analisa Jitu Forex & Gold – 01 Agustus 2017

ForexSignal88.com l Jakarta, 01/08/2017 – Pada perdagangan Selasa ini, nampaknya dolar AS masih harus berhati-hati dalam melangkah lebih jauh terhadap mata uang utama dunia lainnya dan komoditi emas pasca data pabrikan di Chicago melemah lagi menandakan inflasi AS juga akan meredup lagi lajunya nanti malam.

Pada perdagangan awal pekan kemarin, pergerakan mata uang utama dunia sebetulnya masih mengarahkan indeks dolar melemah lebih dalam dengan pemicu situasi ekonomi dan politik AS yang tidak kondusif. EURUSD ditutup menguat di level 1,1837, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3208, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7999 dan USDJPY ditutup melemah di level 110,26.

Setelah gagal dalam merubah ObamaCare di akhir pekan lalu dan mengakibatkan kepala staf Gedung Putih diberhentikan, semalam berlanjut terhadap diberhentikannya Anthony Scaramucci sebagai kepala komunikasi Gedung Putih, menandakan bahwa kredibilitas Trump makin dipertanyakan terhadap menjalankan pemerintahan dan lobi-lobi untuk menggolkan agenda ekonomi yang pro pertumbuhan kedepannya.

Nanti malam ada data core PCE yang akan menggambarkan seberapa kuatnya daya beli konsumen AS, bila tetap rendah maka dapat diartikan bahwa inflasi di AS juga masih rendah sehingga ini tentu menyulitkan the Fed untuk menaikkan suku bunganya.

Tampaknya bila ini gagal maka the Fed harus konsentrasi penjualan surat hutangnya mulai September nanti dengan nilai $10 milyar perbulannya dan setelahnya akan dijual per 3 bulannya senilai $50 milyar, demi memperbaiki defisit neracanya $4,5 trilyun.

Perubahan fokus kerja the Fed tersebut, maka dapat diartikan bahwa suku bunga yang digadang-gadang harus terus naik, nampaknya akan terganjal dan semakin menipis di tahun ini untuk kenaikannya karena fokus kerja the Fed berubah ke perbaikan neracanya serta tekanan inflasi yang masih terus jauh dibawah targetnya, sehingga kami berkeyakinan bahwa dolar AS harus bernilai merendah atau undervalued hingga inflasi membaik.

Faktor inilah yang memberatkan greenback untuk bangkit di jangka menengah ini, apalagi beberapa agenda ekonomi Trump yang menunjang pertumbuhan yang berakselerasi makin lama makin tidak jelas karena RUU Kesehatan yang baru gagal lolos dari Kongres AS pekan lalu dan mengakibatkan gerbong satf kepresidenannya banyak yang diganti

Selain itu, kondisi geopolitik Semenanjung Korea yang sempat tegang lagi, tentu ini tidak bagus dolar AS, namun menguntungkan yen sebagai salah satu mata uang pengaman maka safe haven yen kemungkinan akan muncul di awal pekan. Sejauh ini yen sendiri sudah menguat sepanjang tahun ini sebesar 5,7%.

Euro yang juga sudah menguat 2,5 tahun tertingginya, kembali akan diuji dengan data aktivitas manufaktur zona euro, bila membaik maka kemungkinan besar lanjutan penguatan akan kembali terjadi di awal pekan ini.

Pound sterling sepertinya tetap akan mencoba bertahan dari gempuran aksi profit taking sambil menantikan data manufaktur Inggris. Dolar Australia juga kemungkinan besar akan terus membaik berkat dukungan harga minyak yang masih berjalan positif.

Pada perdagangan kemarin, emas bergerak datar, sehingga harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup datar $0,00 atau 0,00% di level $1275,30 per troy ounce. Untuk harga perak kontrak September di Comex ditutup menguat $0,12 atau 0,72% di level $16,82 per troy ounce.

Penguatan emas awal pekan ini sebagai bentuk pertahanannya yang diuntungkan dengan penguatan sebelumnya karena fokus the Fed yang ingin memperbaiki kondisi defisit neracanya $4,5 trilyun. Ditunjang juga data pertumbuhan ekonomi AS dan aktivitas pabrik di Chicago yang tidak sesuai serta kemunculan rasa pengaman sesaat atau safe haven emas akibat geopolitik percobaan rudal antar benua Korea Utara akhir pekan lalu.

Nampaknya hari ini merupakan antiklimaks bagi emas untuk melakukan aksi ambil untung sesaatnya setelah menggapai level 7 minggu terbaiknya. Data aktivitas manufaktur AS dan core PCE AS nampak akan membuat emas tertekan hari ini. Itupun nampaknya juga tidak akan terlalu besar dan bila data-data AS itupun bisa memburuk dan situasi Korea Utara yang sepertinya sulit mereda.

Faktor perbaikan konsentrasi the Fed lah yang akan membantu penguatan emas tersebut dimana fokus the Fed memperbaiki neraca tentu membawa konsekuensi bahwa indeks dolar harus melemah karena the Fed akan banyak melepas kepemilikan surat hutangnya ke pasar umum dalam waktu dekat, yang artinya pula dolar AS dibiarkan untuk melemah dalam jangka yang menengah.

 

Analisa Teknikal Harian – 01 Agustus 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ni dan bukan sebuah saran transaksi.

EURUSD

EURUSD meraih penambahan momentum bullish pada sesi akhir bulan Juli sehingga mampu menerjang dua resistance kuat jangka menengah. Pada sesi kemarin EURUSD melesat ke 1,1845 dan berakhir positif di di 1,1842. Berarti EURUSD telah memasuki level tertinggi sejak 13 Januari 2013.

Pagi ini terlihat sebuah koreksi tipis pada kerangka waktu intraday. Namun dengan dukungan support-support di 1,1810 dan 1,1770, hari ini EURUSD masih memiliki potensi untuk kembali bergerak ke atas. Apabila level tertinggi sesi kemarin ditembus, EURUSD akan segera bergerak menuju target berikutnya di 1,1890.

1eur

USDJPY

USDJPY terus bergerak ke selatan hingga Selasa pagi ini mendekati salah satu support kuat berupa level 76,4% Fibonacci retracement di 110,15. Meskipun kini sedang terjadi rebound tipis, selama USDJPY tetap bergerak di bawah resistance kuat pada grafik 4-jam yang pagi ini berada di 110,60 maka USDJPY akan tetap condong ke selatan.

Sementara itu pada kerangka waktu yang lebih besar, dengan hasil penutupan negatif di akhir Juli, USDJPY masih berpeluang untuk turun lebih jauh dengan target di area 109,30.

2jpy

GBPUSD

GBPUSD sukses menembus level tertinggi pekan lalu. Di hari Senin yang sekaligus menjadi sesi penutupan bulan Juli, GBPUSD melonjak hingga mencapai 1,3225 dan ditutup positif di 1,3212.

Seperti terlihat pada grafik harian atau mingguan, para bulls GBPUSD tampak mengincar salah satu target koreksi jangka panjang di 1,3232, tak jauh dari level tertinggi sesi kemarin.

Dengan dukungan support kuat di 1,3185 dan 1,3150, hari ini GBPUSD berpeluang untuk menguji resistance tersebut. Resistance lainnya berlokasi di 1,3270.

3gbp

AUDUSD

AUDUSD pagi ini kembali melesat ke utara, melanjutkan perolehan positif di dua sesi sebelumnya. Di sesi Jum’at pair ini ditutup di 0,7885 dan di sesi Senin berakhir naik di 0,8000.

Pagi ini untuk sementara waktu level tertinggi intraday di 0,8028. Meskipun pada grafik harian atau 4-jam pair ini sedang berada di fase konsolidasi, para bulls tetap berpeluang untuk membawa pair ini menuju level tertinggi pekan lalu di 0,8064.

Support yang menopang potensi bullish ini berada di 0,8000 dan 0,7950.

4aud

XAUUSD

XAUUSD ditutup negatif di sesi kemarin, di 1269,20. Bentuk candlestick pada grafik harian kembali memberi indikasi koreksi. Pasar terlihat ragu untuk terus mendorong XAUUSD ke arah selatan menjalang data-data penting di pekan ini, terutama dari AS.

Hingga pagi ini XAUUSD tetap berada di bawah resistance kuat di 1274,25 dan pagi ini mulai terlihat tekanan jual yang potensial untuk menyeret harga emas ke support di 1266,00. Namun selama tidak terjadi penutupan yang cukup jauh di bawah support tersebut pada grafik 4-jam, XAUUSD masih akan berusaha untuk menanjak lagi.

5xau

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: Zastavki

{loadposition socialshare}

Artikel Terkait Lainnya

 

{loadposition artikelterkait}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *