Analisa Forex Jitu GBP/USD: Pound Terkoreksi, Cari Peluang Sell

Forexsignal88.Com – ada perbedaan yang besar antara bullish dan koreksi. Terkadang trader salah membedakannya. Apa yang terjadi pada GBP/USD yang naik pada kemarin hari tentulah bukannya trend bullish melainkan sebuah koreksi.

Tidak ada keraguan bahwa berlanjutnya kegagalan negosiasi perdagangan antara Uni Eropa dan Inggris merupakan faktor penting untuk berlanjutnya tekanan pada Pound di pasar mata uang selama bertahun-tahun sejak negara tersebut memilih untuk meninggalkan blok tersebut. Oleh karena itu, kami selalu merekomendasikan untuk menjual sterling dari setiap level naik.

Dalam dua minggu terakhir, kinerja paling menonjol adalah apa yang selalu kami perkirakan, karena pasangan GBP/USD jatuh dari tertinggi 2020 di resisten 1.3482 ke support 1.2762 pada akhir perdagangan minggu sebelum penutupan di sekitar level 1.2796 . Pasangan ini masih memiliki peluang untuk lebih banyak kerugian jika kedua sisi Brexit tetap berpegang pada posisi mereka saat ini, yang membuka jalan bagi Brexit Tanpa Kesepakatan pada akhir tahun 2020 ini, yang akan menjadi bencana bagi semua orang.

Level harga 1.2700 an ini memang merupakan titik rebound yang jelas, apalagi jika dilihat dari timeframe weekly dimana MA50 dan MA100 sama sama menahan turunnya GBP/USD.

Dari Brexit sendiri, RUU Inggris yang baru menciptakan mekanisme dan preseden di mana persyaratan Perjanjian UE dan Protokol Irlandia Utara yang baru dapat ditimpa, “diklarifikasi”, atau ditolak. Brussels marah, seiring dengan kecaman dari beberapa tokoh politik dan sebagian komentar dari Inggris.

Brussels menyatakan kemarahannya atas langkah itu dan memberikan ultimatum ke London – membatalkan RUU itu pada akhir September atau menghadapi sanksi. Alih-alih melanjutkan untuk membahas hubungan masa depan, Inggris dan blok itu berselisih tentang kesepakatan perceraian yang ditandatangani hampir setahun lalu.

Selain Brexit…