Analisa Forex Jitu & Emas – 12 Agustus 2020

Forexsignal88.com – Dolar Amerika Serikat (AS) naik tipis sementara euro menyerahkan keuntungan yang diraih sebelumnya pada hari Selasa dalam sesi perdagangan yang berombak, karena selera risiko memburuk setelah seorang pejabat tinggi Senat AS mengatakan negosiasi di Kongres tentang paket stimulus tambahan untuk pandemi virus belum menunjukkan perkembangan.

Safe-havens lainnya seperti yen dan franc Swiss juga mendapat dorongan, mengurangi sebagian pelemahan mereka terhadap mata uang AS.

Pemimpin Senat AS dari Partai Republik Mitch McConnell mengatakan para negosiator Gedung Putih belum berbicara dengan para pemimpin Demokrat di Kongres tentang rancangan undang-undang (RUU) bantuan wabah virus corona setelah pembicaraan yang macet di minggu lalu.

Saham-saham Wall Street berbalik lebih rendah setelah pernyataan McConnell, sementara harga Treasury AS mengurangi kerugiannya.

Saat berita ini dihimpun, Indeks Dolar AS naik 0,1% menjadi 93,709, mencapai level tertinggi satu minggu.

Euro merosot ke $1,1733 setelah naik di atas $1,1800 menyusul survei sentimen ekonomi ZEW yang naik menjadi 71,5 dari 59,3 di bulan sebelumnya, jauh melebihi perkiraan para ekonom yaitu 58,0.

Dolar AS mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap yen di 106,66 karena imbal hasil Treasury AS 10-tahun naik ke puncak empat minggu.

Para pengamat pasar melihat dolar AS akan tetap didukung sebagai tempat berlindung yang aman untuk saat ini di tengah kebuntuan atas stimulus fiskal serta meningkatnya ketegangan AS-China.

China menjatuhkan sanksi kepada 11 warga AS, termasuk anggota parlemen Republik, menyusul sanksi Washington terhadap Hong Kong dan pejabat China.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan perusahaan dari China dan negara lain yang tidak mematuhi standar akuntansi akan dihapus dari daftar bursa AS pada akhir 2021.