Analisa Forex Jitu & Emas – 02 Juli 2020

Forexsignal88.com – Dolar Amerika Serikat (AS) mundur pada hari Rabu dalam sesi perdagangan yang choppy, karena data ekonomi AS yang umumnya solid dan data-data Eropa yang membaik mengurangi daya tariknya sebagai safe-haven, meskipun prospek mata uang ini tetap optimistis mengingat risiko baru yang ditimbulkan oleh virus corona SARS Cov-2.

Greenback memulai kuartal ketiga dengan penurunan terhadap mata uang yang berkinerja baik di saat selera risiko meningkat seperti dolar Australia, Selandia Baru, dan Kanada.

Mata uang AS juga jatuh terhadap euro dan sterling. Namun sebagian pengamat pasar melihat dolar AS masih bisa naik, dengan kebangkitan kasus COVID-19 dan potensi lockdown baru di negara-negara bagian AS yang dianggap sebagai hot spot.

Dalam ekonomi jasa seperti AS, mereka yang menghasilkan jumlah pekerjaan tertinggi adalah dalam bisnis dengan tingkat kontak tinggi seperti restoran, bioskop, dan taman pameran, yang akan terhenti karena wabah.

Juga pada hari Rabu, Federal Reserve merilis risalah pertemuan kebijakan terakhirnya dan mengatakan prospek ekonomi AS masih sangat tidak pasti dan menegaskan bahwa pemulihan ekonomi penuh bergantung pada apakah penyebaran virus corona SARS Cov-2 berada di bawah kendali.

Dolar AS sempat memperpanjang kerugiannya terhadap yen dan euro setelah risalah The Fed diumumkan. Risalah itu menggarisbawahi pesan dari proyeksi ekonomi bahwa para pejabat cukup suram tentang prospek ekonomi.