Analisa Forex GBP/USD: Brexit Membuat Investor Penasaran Menunggu Hasil Akhir

Forexsignal88.Com – Setelah selama satu pekan kemarin dipenuhi dengan berbagai agenda termausk salah satunya Brexit, Pound akhirnya mengakhiri kenaikan yang sebelumnya terjadi dan harus tersungkur pada area level 1.2900.

Drama Brexit yang diharapkan ada titik balik yang bisa memberi jawaban dan kepastian ternyata tidak kunjung tiba. Malahan yang terjadi adalah Boris Johnson menyeruka bahwa Inggris harus bersiap-siap untuk Hard Brexit karena deadline yang ia tetapkan juga sudah terlewati.

Sterling telah menunjukkan ketahanan pada hari Jumat dan berhasil memangkas kerugian sebelumnya terhadap dolar AS meskipun permintaan PM Inggris Boris Johnson untuk mempersiapkan keluar tanpa kesepakatan dari Uni Eropa.

Sterling mengabaikan tekanan negatif pada hari Jumat, mengambil keuntungan dari dolar AS yang agak lebih lemah, untuk memantul dari posisi terendah minggu di 1.2865 dan kembali ke 1.2920. Grafik mingguan, bagaimanapun, menunjukkan pound pada jalur penurunan 0,8%.

Setelah KTT Uni Eropa yang ambigu minggu lalu, kedua belah pihak telah menyatakan tidak ada banyak pergerakan dalam negosiasi Brexit. Setelah melewati tenggat waktu Boris Johnson tanggal 15 Oktober, di mana kemajuan substansial perlu dibuat untuk melanjutkan pembicaraan, Perdana Menteri mengatakan tidak perlu melanjutkan negosiasi dan bahwa Inggris harus mempersiapkan Brexit “tanpa kesepakatan”.

Saat berita utama awal diluncurkan pada hari Jumat, Pound bergejolak. Namun, pada penghujung hari, pasar fx tampaknya mati rasa terhadap berita utama dan sekarang menunggu tindakan. Inti dari masalah ini adalah desakan Jerman dan Prancis bahwa penangkapan ikan tidak boleh dikorbankan untuk Brexit. Sebagian besar industri perikanan Eropa berasal dari perairan yang disengketakan.

Perhatikan terus mengenai Brexit dengan seksama pada minggu depan karena berita utama yang berkelanjutan dapat menyebabkan volatilitas tambahan pada mata uang.

Namun Bukan Hanya Itu Saja…