Analisa EUR/USD: EURO Terlihat Kehilangan Tenaga menjelang ECB

Analisa Teknikal EUR/USD

Respons pasar akan sangat bergantung tidak hanya pada nada bicara Lagarde, tetapi juga seberapa banyak yang dia berikan. Jika investor merasakan perpecahan yang mendalam di dalam Dewan, itu bisa menurunkan kemungkinan langkah APP yang lebih tinggi setelah Maret 2022.

EUR/USD telah berosilasi di sekitar garis tren jangka panjang sejak awal November 2020. Selain itu, pasangan ini telah diperdagangkan dalam formasi irisan menurun sejak awal Agustus, dan menembus lebih tinggi dari pola tersebut pada 24 Agustus. Pada hari Jumat, EUR/USD mencapai target setelah menembus formasi baji (retracement 100%) di 1,1908. Resistensi yang kuat berada di dekat level ini di tertinggi baru-baru ini dari 2 Agustus dan level retracement Fibonacci 38,2% dari tertinggi 25 Mei ke terendah 20 Agustus, dekat 1,1894. Candlestick harian untuk hari Jumat juga membentuk bintang jatuh, indikasi pembalikan.

Saat ini level moving average sedang menahan pada level 1.1835 yang dimana jika ini mampu ditembus maka target terdekat adalah 1.1800 yang merupak titik penting bagi momentum EUR/USD. Jika 1.1800 ini ditembus juga maka akan banyak seller yang masuk dan membawa EUR/USD lebih dalam lagi ke level 1.1750.

Sebaliknya 1.1835 ini juga dapat merupakan titik rebound jika momentum bullish akan berlanjut. Bullish masih berpotensi membawa EUR/USD kembali ke level resistance 1.1885 atau bahkan melampaui 1.1900 ke resistance 1.1925.

Sumber: EURO News, Reuters, Cnbc, MT5