china

09/09/19 | 08:00 WIB – China: Krisis Perang Dagang Ternyata Tidak Memadamkan Kinerja Data Trade Balance

china

Dijepit perang dagang dengan Amerika Serikat (AS), perdagangan China tetap tokcer. Pada Agustus lalu, ekspor naik 2,6% sementara impor turun 2,6%.

Berdasarkan data Badan Umum Kepabeanan China (GAC) pada Minggu waktu setempat (8/9/2019), terdapat surplus perdagangan 239,6 miliar yuan (sekitar US$33,79 miliar) sepanjang {mprestriction ids=”1,2,4,5″} Agustus 2019. Capaian ini meningkat 41,8% ketimbang periode sama 2018.

Perdagangan luar negeri China mengalami kenaikan 3,6% dari tahun ke tahun (year on year/yoy) dalam delapan bulan pertama 2019. Di mana, surplus perdagangan melebar 46%.

Dalam hal ini, Uni Eropa tetap sebagai mitra dagang terbesar China selama periode itu. Volume perdagangan bilateral naik 9,7% dari satu tahun sebelumnya menjadi 3,15 triliun yuan. Diikuti sejumlah negara anggota ASEAN, naik 11,7% menjadi 2,74 triliun yuan. Sementara berdagang dengan AS terjadi penurunan volume sebesar 9% menjadi 2,42 triliun yuan.

Perdagangan China dengan negara-negara Sabuk dan Jalan (Belt and Road) mencapai 5,83 triliun yuan untuk periode Januari-Agustus, naik 9,9 persen tahun ke tahun, 6,3 poin persentase lebih tinggi dari laju keseluruhan, kata GAC, menambahkan bahwa jumlah tersebut menyumbang 29 persen dari total volume perdagangan China.

{/mprestriction}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *